Terdampak Pandemi Corona, Matahari Tutup 7 Gerai Besar

Matahari Department Store
Sumber :
  • Matahari.co.id

VIVA – PT Matahari Department Store Tbk menyatakan telah menutup sejumlah gerainya. Penutupan itu salah satunya diakibatkan masih merebaknya COVID-19.

Semester I-2025, TBS Energi Catat Pendapatan Senilai US$172,2 Juta

Chief Executive Officer dan Wakil Presiden Direktur Matahari Department Store Terry O'Connor mengungkapkan, sepanjang tahun ini tujuh gerai format besar dan seluruh gerai khusus Matahari ditutup. Kemudian ada pula tiga gerai format besar dibuka.

"Pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan gerai-gerai yang berkinerja kurang baik, sejalan dengan upaya Matahari dalam restrukturisasi bisnis," kata Terry dalam rilisnya yang dibagikan di situs BEI, Jumat, 23 Oktober 2020.

Energi Mega Persada Bukukan Laba Bersih US$75 Juta pada 2024

Baca juga: SKK Migas Ungkap 9 Stimulus yang Bisa Genjot Investasi Hulu Migas

Dia menjabarkan, saat ini Matahari mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia. Perseroan berniat untuk mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.

Kinerja Keuangan Anjlok, Presiden Komisaris Produsen Sepatu BATA Hengkang

O'Connor menjelaskan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga turut menyebabkan Matahari menutup beberapa gerainya untuk sementara. Pihaknya juga melakukan sejumlah pengetatan biaya.

"Semua rencana pemulihan kami berjalan sesuai rencana, namun peningkatan kunjungan ke gerai kami tertahan oleh PSBB pada September 2020," ujar dia.

Untuk mengurangi dampak pandemi, pihaknya juga menjalankan pengetatan biaya. Termasuk upaya negosiasi untuk memperoleh keringanan sewa, yang menghasilkan penurunan beban operasional sebesar 26,2 persen pada kuartal III dan 29,3 persen pada periode Januari sampai dengan September. (ase)

Pabrik Chandra Asri Pacifik

Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

PT Chandra Asri Pacfic Tbk (Chandra Asri Group), mencatat peningkatan pendapatan bersih sebesar 237,7 persen atau mencapai US$2.926,2 juta untuk enam bulan pertama 2025.

img_title
VIVA.co.id
1 Agustus 2025