RI Gandeng Jepang Kejar Target Transisi Energi Nasional

Indonesia dan Jepang lakukan MoC transisi energi.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Kementerian ESDM

VIVA – Dalam upaya mencapai target dari program transisi energi yaitu netralitas karbon pada 2060, pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) transisi energi yang bertujuan memfasilitasi kerja sama energi antara kedua pihak.

img_title Melihat Tahapan Sanitasi SPPG Polri yang Ketat Guna Pastikan MBG Higienis

Kegiatan penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif bersama Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hagiuda Koich pada hari ini 10 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih atas inisiatif terlaksananya kerja sama dan penandatangan MoC. Ini tentu saja upaya yang luar biasa dari pihak Jepang," kata Menteri Arifin usai penandatangan MoC di Jakarta, Senin 10 Januari 2022.

img_title Presiden Kolombia Gustavo Petro Usul Markas DK PBB Pindah ke Qatar

Baca juga: Penghasilan Meningkat, Optimisme Konsumen Desember 2021 Naik

Arifin menjelaskan bahwa program transisi energi di Indonesia perlu mendapatkan dukungan mitra internasional agar bisa mencapai target netralitas karbon pada 2060. Karena itu, pemerintah Indonesia mengundang partisipasi investor supaya bisa mendukung program tersebut.

img_title Izin TikTok Dibekukan Sementara

"Beberapa perangkat kebijakan yang kami lakukan adalah memberikan kemudahan berbisnis dan menyiapkan Rancangan Peraturan Menteri ESDM terkait tarif energi baru terbarukan," ujar Arifin.

Lebih lanjut dia mengakui sektor energi dipastikan akan menghadapi tantangan besar di masa depan karena ada kecenderungan peningkatan ketergantungan energi fosil. Dan kerja sama bilateral ini akan mampu menjadi proses alih teknologi mewujudkan percepatan transisi energi.

"Indonesia dan Jepang bisa mengembangkan bersama-sama teknologi carbon capture, utilization, and storage (CCUS) dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia," jelas Arifin.

Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Hagiuda Koichi menyambut baik kerja sama guna membantu mempercepat pencapaian proses transisi energi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jepang ingin membantu merealisasikan target tersebut melalui kerangka Asia Energy Transition Inisiative," kata Haguida.

Rincian kerja sama yang disepakati dalam MoC, yaitu penyusunan peta jalan transisi energi menuju emisi bersih berdasarkan target nasional masing-masing, pengembangan dan penyebaran teknologi yang berkontribusi pada transisi energi yang realistis antara lain hidrogen, bahan bakar amonia, carbon recycling, dan CCS/CCUS, mendukung upaya dalam forum multilateral untuk mempercepat kerja sama teknologi yang berkontribusi pada transisi energi yang realistis, dan dukungan untuk pengembangan kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, dan berbagi pengetahuan tentang transisi energi dan teknologi yang digunakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut