Rights Issue BTN, Investor Harus Perhatikan Ini

Bursa Efek Indonesia / BEI atau Indonesia Stock Exchange / IDX
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

Analis RHB Sekuritas Indonesia Ryan Santoso dan Andrey Wijaya mengatakan, masuknya dana segar baru dari pelaksanaan rights issue bakal mengerek capital adequacy ratio (CAR) BTN menjadi sekitar 19-20 persen, dibandingkan catatan September 2022 sebesar 17,3 persen.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Oktober 2025: Antam Stagnan, Produk Global Bervariasi

“Kami memperkirakan masuknya dana segar baru tersebut akan memperkuat kemampuan perseroan untuk mendongkrak pertumbuhan kredit ke depan. Apalagi pemerintah merencanakan peningkatan pemberian subsidi pembelian rumah bagi 200 ribu unit tahun 2023, dibandingkan target tahun 2022 sekitar 168 ribu,” terangnya dalam riset beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 2.450 per saham. Target tersebut juga merefleksikan kian pesatnya peningkatan laba bersih perseroan setelah rights issue tuntas tahun ini.

img_title IHSG Diproyeksi Lesu, Pantau 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Jagoan Analis

Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas telah terlebih dahulu memberikan rekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 2.500. Target tersebut mereflesikan kuatnya pertumbuhan kinerja keuangan perseroan hingga September 2022.

BTN Syariah.

Photo :
  • Dokumentasi BTN Syariah.

img_title Identitas dan Logo Bank Syariah Nasional Resmi Diluncurkan, Intip Filosofinya

Target harga tersebut juga menggambarkan ekspektasi peningkatan laba bersih BBTN menjadi Rp 2,97 triliun pada 2022 dan menjadi Rp 3,41 triliun pada 2023, dibandingkan pencapaian tahun 2021 senilai Rp 2,37 triliun. PPOP perseroan juga diprediksi meningkat menjadi Rp 7,61 triliun pada 2022 dan senilai Rp 8,18 triliun pada 2022, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 6,66 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekomendasi beli saham BBTN juga dari Mandiri Sekuritas dengan target Price sekitar Rp 2.300 per saham. Rekomendasi beli ini tidak terlepas dari rencana rights issue  BTN yang saat ini tengah berjalan. Dana hasil rights issue yang sekitar Rp4,13 triliun akan digunakan untuk memperbesar kapasitas pembiayaan perumahan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

IHSG Sesi I Naik 1,6 Persen, Cek 3 Saham Unggulan di Jajaran Top Gainers

IHSG menguat 1,60 persen atau 130,16 poin pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Kenaikan mendorong IHSG terbang menembus level 8.261,889.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut