Nasib Karyawan Transmart yang Gerainya Beguguran

Gerai Transmart.
Sumber :
  • Anisa Aulia/VIVA.

VIVA Bisnis – Sejumlah Transmart di Batam dan Jakarta sudah tutup permanen akibat kondisi pandemi dan perubahan pola belanja masyarakat. Akibatnya, banyak karyawan/pekerja harus rumahkan atau dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

img_title Eks Karyawan Vilmei Akui Dapat Rp600 Juta, Uangnya Dipakai Bayar Kos hingga Beli Kosmetik

Vice President Corporate Communication Transmart Satria Hamid mengatakan, penutupan Transmart itu merupakan opsi terakhir dari manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menutup toko adalah opsi terakhir setelah kita melakukan berbagai strategi untuk kita menyegarkan dan menyehatkan toko tersebut. Tapi jika membebani tentunya dengan berat hati tentunya kita tutup, nah berimplikasi terhadap karyawan di dalamnya dengan berat hati kita juga rumahkan mereka," kata Satria saat dihubungi VIVA Jumat, 3 Februari 2023.

img_title Uang Afiliator Vilmei Dikuras Rp1,28 M, Polisi Bongkar Modus Koin hingga Gift TikTok

Manajemen berharap, karyawan yang sudah dirumahkan agar segera mendapatkan pekerjaan. Namun, untuk jumlah karyawan yang telah di PHK manajemen enggan menyebutkan jumlahnya.

Suasana Transmart Blok M Square sepi pengunjung.

Photo :
  • VIVA/Anisa Aulia

img_title Pengakuan Karyawan Vilmei Soal Uang Rp1,2 M Dipakai Judol hingga Mabuk, Begini Kata Polisi

Sementara itu Satria menuturkan, dari sejumlah gerai yang ditutup itu tidak semua karyawan terkena PHK. Karena beberapa diantaranya dipindahkan ke gerai lainnya.

Meski demikian, jumlah itu jelasnya tidaklah banyak. Sebab manajemen melihat proporsi kebutuhan pekerja dengan toko Transmart.

"Jadi kan kita riset kebutuhan toko juga yang bisa menampung mereka, jadi tidak bisa semua kita tampung. Kita lihat proporsinya, tetapi kalau memang proporsinya beberapa toko dan kualifikasi karyawan yang kita rumahkan sesuai, ya kita akan deliver itu ke toko yang masih buka," ujarnya.

Ilustrasi TransMart.

Photo :
  • Instagram @transmart_ind

Sebelumnya diberitakan, salah satu gerai Transmart yang tutup permanen berada di Mall ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Di mana lantai basement 1 yang dahulu digunakan sebagai gerai Transmart kini hanya menjadi bangunan kosong.

Produk-produk maupun tulisan Transmart di sekitar lantai basement pun sudah tidak terlihat.

"Saya cuma tau tutup saja dari teman-teman yang jualan di sini (ITC Kuningan). Lupa kapan (tutupnya) tapi sekitar awal bulan November sih, kayaknya gara-gara COVID-19 jadi sepi, sebelum COVID-19 lumayan pengunjungnya," ucap Resmiwati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun sepinya pengunjung untuk mengunjungi dan berbelanja di gerai Transmart ini viral di media sosial setelah diunggah melalui akun Twitter @strategi_bisnis.

Dalam unggahannya, Transmart yang sebelumnya bernama Carrefour ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang cukup ramai lantaran harganya tidak terlalu tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut