Indofarma Terjerat Pinjol, Bos Bio Farma Minta Maaf

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, dalam RDP bersama Komisi XI DPR RI, Selasa, 2 Juli 2024 [tangkapan layar]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta - Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya meminta maaf kepada Komisi XI DPR RI akibat PT Indofarma Tbk (INAF) selaku anak usahanya yang terjerat pinjaman online alias pinjol.

img_title Komisi IX DPR Usul Korban Keracunan MBG Dapat Uang Kompensasi dari Pemerintah

Hal itu diungkapkan Shadiq saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa, 2 Juli 2024 kemarin. Dia mengakui bahwa masalah itu membuat Indofarma mengalami kesulitan keuangan, hingga tidak sanggup bayar gaji karyawannya karena terjerat pinjol. Dia bahkan mengaku bahwa hal itu sampai membuat Holding BUMN Farmasi menjadi terkenal dengan adanya kasus pinjol tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari Bio Farma sudah terkenal dengan pinjol begitu pak, mohon maaf," kata Shadiq, dikutip Rabu, 3 Juli 2204.

img_title Kawal Aksi Petani di Gedung DPR, Sebanyak 448 Polisi Dikerahkan

Ilustrasi pinjol.

Photo :
  • Antara/HO-kapersky

Meski demikian, Shadiq tak memberikan penjelasan menyeluruh terkait pinjol yang menjerat Indofarma. Sebelumnya masalah kondisi keuangan Indofarma itu diketahui sudah sempat dibahas secara mendalam oleh pihak parlemen pada pekan lalu. 

img_title DPR Sebut Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Tindak Pidana Tetap Dirampas Tanpa Hilangkan Fungsinya

Hal itu juga dipermasalahkan oleh salah satu anggota DPR dari Komisi IX, Rieke Diah Pitaloka, yang mempertanyakan masalah di internal Indofarma yang mengakibatkan total kerugian sebesar Rp 459,6 miliar akibat adanya transaksi jual beli fiktif serta kasus pinjol tersebut.

Kala itu, Direktur Utama Indofarma, Yeliandriani mengaku, selama ini pihaknya melakukan pinjol atas nama karyawan.

"Beberapa pertanyaan tentang Pinjol, perusahaan meminjam ke pinjol dengan meminjam nama karyawan," kata Yeliandriani. 

Sebagai informasi, masalah peminjaman duit kepada pinjol tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2022. Namun, Indofarma memastikan bahwa seluruhnya sudah dilunasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dikabarkan total kerugian utang pinjol ini mencapai Rp 1,26 miliar, yang dilakukan melalui jasa fintech namun bukan untuk kepentingan perusahaan.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

DPR Nilai Suahasil Nazara Cocok Gantikan Purbaya jadi Menteri Keuangan, Ini Alasannya

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro menilai Suahasil cocok menjabat sebagai Menteri Keuangan, sebab memiliki latar belakang yang mumpuni dengan dinamika di Kemenkeu.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut