Perum PNRI dan Datasonic Malaysia Teken MoU Penyediaan Smart Card

[dok. Humas Perum PNRI]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta – Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI) meneken kerja sama dengan PT Datasonic Teknologi Indonesia, yang merupakan anak usaha Perusahaan Datasonic Group Berhad, Malaysia, dalam hal penyediaan kartu pintar (smart card). Proyek tersebut dengan nilai mencapai Rp 100 miliar dalam rentang waktu 1-3 tahun.

img_title Mau Isi BBM Murah di Malaysia? Begini Caranya

Plt. Direktur Produksi dan Pemasaran Perum PNRI, B. Sigit Yanuar Gunarto mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah nyata pihaknya, untuk mengukuhkan posisi sebagai percetakan berpengalaman dalam hal pengadaan dan pendistribusian berbagai macam produk cetakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekaligus sebagai upaya meningkatkan hubungan bilateral antara kedua belah pihak, yaitu Indonesia dan Malaysia," kata Sigit dalam keterangannya, Kamis, 25 Juli 2024.

img_title Banding Ditolak, Politisi Malaysia Pemerkosa ART Asal Indonesia Tetap Dihukum 8 Tahun Penjara

Dia menegaskan, potensi kolaborasi kedua belah pihak kedepannya masih sangat terbuka, mengingat kebutuhan smart card yang sampai saat ini masih banyak diperlukan oleh berbagai macam pihak.

Ilustrasi kartu kredit.

Photo :
  • Pixabay

img_title Tolak Permintaan Mahathir, Anwar Ibrahim Tetap Undang Trump ke Malaysia Akhir Oktober

"Utamanya oleh berbagai Instansi pemerintahan, perusahaan BUMN, swasta, maupun organisasi lainnya," ujarnya.

Senada, President Direktur Datasonic Teknologi Indonesia, Azwan Omar menekankan, kepentingan kerja sama ini sekaligus meletakan Datasonic sebagai mitra yang strategis bagi PNRI. Sehingga, kedua pihak dapat saling menguntungkan dalam landskap perindustrian, yang senantiasa berkembang di pasaran Indonesia.

Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan kepakaran mengenai produk security printing serta smart card, menjanjikan manfaat bersama untuk kedua negara.

"Serta memainkan peranan penting dalam memacu pemulihan dan ertumbuhan ekonomi, terutamanya dalam era pasca COVID-19," ujarnya.

Diketahui, PT Datasonic Teknologi Indonesia merupakan anak usaha Datasonic Group Berhad, sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Malaysia yang bergerak didalam bidang percetakan sekuriti, pembuatan passport, Kartu Identitas Malaysia, dan kartu pintar yang berstandar Europay Master Card and Visa (EMV).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemegang saham terbesar Datasonic Group Berhad adalah Urusharta Jamaah Sdn Bhd, yakni sebuah Syarikat milik penuh Kementerian Keuangan Malaysia (Diperbadankan).

PM Malaysia Anwar Ibrahim mendesak Israel melepas warga negaranya yang ditahan

Anwar Ibrahim Murka Warga Malaysia Relawan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel

PM Malaysia Anwar Ibrahim mengutuk keras tindakan militer Israel mencegat kapal armada Global Sumud Flotilla dan menangkap para aktivis-relawan kemanusiaan ke Gaza

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut