Dibuka Memerah, IHSG Dibayangi Koreksi Seiring Lesunya Bursa Asia-Pasifik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA - IHSG dibuka melemah 22 poin atau 0,31 persen di level 7.441 pada perdagangan pada Kamis, 12 Desember 2024.

Kadin Pede Perdagangan RI dan India Bakal Naik hingga Rp823 Triliun dalam Waktu Dekat

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi bahwa IHSG bakal terkoreksi pada perdagangan hari ini.

"Hari ini IHSG berpotensi koreksi terbatas," kata Fanny dalam riset hariannya pada Kamis, 12 Desember 2024.

Dibuka Memerah, IHSG Dibayangi Pelemahan dan Variatifnya Bursa Asia-Pasifik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Bursa saham Asia Pasifik mayoritas menguat pada perdagangan Rabu, meski Wall Street melemah jelang rilis data inflasi AS bulan November yang akan dirilis pekan ini.

Bursa Asia-Pasifik Bergejolak saat Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

"Hal itu dapat mempengaruhi suku bunga The Fed pada pertemuan kebijakannya yang akan digelar dari 17-18 Desember 2024," ujar Fanny.

Sementara itu, Korea Selatan melaporkan tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman sebesar 2,7 persen pada November 2024, tidak berubah dari bulan lalu.

Selain itu, China juga dilaporkan akan memulai konferensi kerja ekonomi tahunannya pada Rabu, 11 Desember 2024, untuk menguraikan kebijakan ekonomi dan target pertumbuhannya untuk tahun depan.

Indeks ASX 200 Australia melemah 0,47 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik tipis 0,01 persen dan Topix naik 0,29 persen. Di Korea Selatan, indeks KOSPI meningkat 1,02 persen dan Kosdaq melonjak lebih dari 2 persen.

Sementara Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,77 persen, dan CSI 300 turun 0,17 persen. Sedangkan, FTSE Straits Times turun 0,54 persen dan FTSE Malaysia turun 0,36 persen.

"Level support IHSG di 7400-7430, sedangkan level resist berada di 7500-7570," ujarnya.

Ketum Kadin, Anindya Bakrie; Dubes India untuk RI, Sandeep Chakravorty

Anindya Bakrie Targetkan Perdagangan RI-India Tembus US$50 Miliar

Anindya Bakrie dan Dubes Sandeep membahas perkembangan sejumlah working group yang telah disepakati di 'CEO Forum Indonesia-India' pada Januari 2025 lalu.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025