Mark Zuckerberg Lagi Ugal-ugalan

Pendiri Meta Mark Zuckerberg.
Sumber :
  • Food Beast

Selain membajak ahli AI pesaing, strategi Meta lainnya yaitu meningkatkan investasi untuk membangun infrastruktur komputasi cloud berskala raksasa. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung pelatihan model AI tingkat lanjut yang dibutuhkan MSL.

img_title OTT Asing seperti Netflix dan Meta Untung Ratusan Triliun, tapi Enggak Bayar Apa-apa di RI

Meta saat ini dikabarkan tengah membangun Promotheus, cluster komputasi cloud berkekuatan 1 gigawatt yang berlokasi di Ohio, AS. Proyek ini ditargetkan selesai pada 2026 dan bisa menjadi salah satu kluster pelatihan AI terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, menurut laporan Techcrunch, 1 gigawatt energi Promotheus diklaim mampu memberi daya pada lebih dari 750 ribu rumah.

img_title Mark Zuckerberg Ciptakan Kecerdasan Buatan yang Lebih Pintar dari Manusia

Hal ini diyakini bisa membantu Meta melakukan pelatihan besar-besaran untuk menciptakan model AI frontier di dunia. Keputusan Meta untuk merekrut Shengjia Zhao, yang dulunya seorang ahli AI di OpenAI, tidak datang sendirian.

Melansir The Information, nama-nama seperti Jahui Yu, Shuchao Bi, Hongyu Ren, dan Trapit Bansal, turut hengkang dari OpenAI dan beralih menjadi tim riset model penalaran AI di Superintelligence Labs.

img_title Saham Meta Tembus Rekor Tertinggi Usai Langkah Agresif Mark Zuckerberg di Dunia AI

Selain empat orang tersebut, Meta juga merekrut tiga ahli AI dari kantor OpenAI di Zurich, Swiss, yang sebelumnya menggarap proyek-proyek multimodality perusahaan.

Dengan bergabungnya Zhao ke Meta Superintelligence Labs, kini perusahaan memiliki dua kepala ilmuwan AI. Adapun satu ilmuwan lainnya yaitu Yann LeCun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah naungan MSL, Yann LeCun bertugas memimpin FAIR (Fundamental Artificial Intelligence Research), unit yang berfokus pada riset jangka panjang untuk teknologi AI di lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Namun yang pasti, dengan struktur tim yang diperkuat oleh tim ahli AI kelas dunia, Meta tampaknya sudah siap untuk bersaing ketat dengan OpenAI dan Google dalam perebutan posisi terdepan di teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pendiri dan Kepala Eksekutif NVidia, Jensen Huang.

Semoga Investasi Nvidia di OpenAI Tak Sia-sia

Produsen chip milik Jensen Huang Nvidia akan berinvestasi hingga US$100 miliar di OpenAI dan menyediakannya dengan chip pusat data.

img_title
VIVA.co.id
23 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut