PLN IP Gandeng ITB Studi Kelayakan Teknologi CCS

Layanan operation dan maintenance dan pembangkit listrik PLN IP Services [Humas PLN Indonesia Power]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA – PT PLN Indonesia Power menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB)  melakukan studi kelayakan penerapan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) di salah satu Unit Bisnis Pembangkitan di Sumatera Utara, yaitu PLTU Pangkalan Susu.

img_title Teka-teki Dentuman Misterius di Bandung Pasca Erupsi Anak Krakatau, Pakar ITB Sebut Fenomena 'Acoustic Shadow Zone'

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen strategis PLN IP dalam mendukung transisi energi dan menurunkan emisi karbon dari sektor ketenagalistrikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan akademisi seperti ITB akan mempercepat transformasi energi nasional menuju Net Zero Emission. Teknologi CCS bukan hanya solusi teknis, tetapi juga simbol dari semangat inovasi dan tanggung jawab lingkungan yang kami junjung tinggi.” ungkap Bernadus dikutip dari keterangannya, Jumat, 22 Agustus 2025.

img_title Pengamat Sebut Kaitan Emisi PLTU dan Kualitas Udara Harus Didukung Data dan Kajian

Studi kelayakan ini diawali dengan kunjungan lapangan oleh tim ahli ITB ke PLTU Pangkalan Susu pada 4–6 Agustus 2025. Kegiatan tersebut mencakup peninjauan fasilitas pembangkit, diskusi teknis, serta pengumpulan data penting untuk menyusun kajian menyeluruh terhadap potensi penerapan CCS.

PLN IP.

Photo :
  • istimewa.

img_title Pramono: PLTU di Kawasan Suralaya Banten Jadi Salah Satu Penyebab Polusi Udara di Jakarta.

PLTU Pangkalan Susu, sebagai salah satu pembangkit utama di Sumatera Utara, dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi lokasi percontohan implementasi CCS pada pembangkit listrik berbasis batu bara. Teknologi CCS memungkinkan penangkapan dan penyimpanan emisi karbon dari proses pembakaran, sehingga dapat menurunkan emisi secara signifikan tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik.

Studi ini mencakup analisis teknis, operasional, keekonomian, dan dampak lingkungan. Beberapa topik penting yang dibahas meliputi kebutuhan steam, intensitas emisi CO₂, jalur pipa, serta identifikasi lokasi penerapan teknologi CCS yang potensial.

“PLN Indonesia Power terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bahwa setiap langkah menuju dekarbonisasi dilakukan secara terukur, efisien, dan berdampak nyata bagi masa depan energi Indonesia.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil studi ini akan menjadi dasar dalam perencanaan desain teknis, estimasi biaya, dan strategi implementasi jangka panjang. PLN Indonesia Power terus membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, pemerintah, dan mitra internasional guna mempercepat pencapaian target Net Zero Emission.

PLTS di China

China Mulai Tinggalkan Batu Bara, Mobil Listrik Makin Ramah Lingkungan

China sedang mengalami perubahan besar dalam sistem energinya setelah kapasitas pembangkit listrik tenaga surya untuk pertama kalinya melampaui PLTU batu bara.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut