10 Tahun Eksis di RI, J&T Buka Lebih dari 100.000 Lapangan Kerja

Karyawan J&T Express melakukan pengecekan paket
Sumber :
  • J&T Express

Jakarta, VIVA – Chief Executive Officer (CEO) J&T Express, Robin Lo memastikan, dalam kurun waktu 10 tahun eksistensi J&T di skena jasa pengiriman logistik Tanah Air, pihaknya telah membuka lebih dari 100.000 lapangan pekerjaan di seluruh wilayah Indonesia.

Tanggapi Demo Buruh, Istana Ungkap Prabowo Setuju Satgas PHK Dibentuk

Hal itu disampaikannya di acara 'Media Gathering Perayaan HUT J&T Express ke-10' di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Konsistensi ini ditegaskan Robin terus dilakukan sejak J&T mulai beroperasi hingga saat ini, meskipun tren badai pemutusan hubungan kerja (PHK) masih kerap menghantui banyak sektor industri di ranah domestik.

Kroger PHK Massal, Hampir 1.000 Karyawan Kena Efisiensi

"Zaman sekarang ini dimana banyak perusahaan besar melakukan lay-off (PHK), bahkan tidak terkecuali seperti Microsoft, Tesla, dan lain sebagainya, maka artinya banyak orang yang kehilangan pekerjaan," kata Robin, dikutip Kamis, 28 Agustus 2025.

J&T Express berkolaborasi dengan Rio Motret

J&T Express berkolaborasi dengan Rio Motret

Photo :
  • J&T Express
Daftar Perusahaan Raksasa yang PHK Massal pada 2025, Ada Intel hingga Panasonic

"Sedangkan kita di J&T Express sendiri, kita bahkan terus menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia," ujarnya.

Dia membeberkan, dalam operasionalnya selama 10 tahun terakhir, J&T telah memiliki lebih dari 100.000 pegawai di seluruh Indonesia yang mencakup pegawai langsung maupun pegawai tidak langsung.

Torehan positif itu diakui Robin merupakan buah dari sinergi antara kerja sama pihak manajemen, dengan strategi bisnis perusahaan yang tepat. Dimana strategi pertama yang digeber oleh J&T adalah melalui pembangun infrastruktur digital, sebagai salah satu fondasi bisnis jasa logistik andalannya.

"Sejak tahun 2017 itu kita sudah melakukan koneksi langsung ke platform e-commerce, sehingga paket yang akan kita pick-up dari si seller itu sudah bisa terinterkoneksi dari platform ke J&T Express, dan bisa langsung di print out. Jadi ini sangat cepat sekali," kata Robin.

Bahkan, lanjut Robin, melalui teknologi penyortiran otomatis, J&T menurutnya telah berhasil mendongkrak efisiensi dan otomatisasi layanannya tanpa harus mengurangi jumlah pegawai.

"Jadi kuncinya ada di inovasi, membangun infrastruktur tanpa mengurangi lowongan kerja. Kita tidak cuma berbisnis untuk profit bagi perusahaan, tapi yang paling penting adalah memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan pelanggan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya