Minat Nasabah Kaya Beli Produk Asuransi Jiwa Tradisional Tinggi

Ilustrasi asuransi.
Sumber :
  • www.freepik.com

Jakarta, VIVA – Perusahaan asuransi asal Singapura, Great Eastern, telah mengeluarkan produk 'GREAT Legacy Assurance' pada Maret 2025.

Mencoba Peruntungan di Segmen UMKM Jelang Tutup Tahun

Dalam lima bulan sejak diluncurkan, produk ini mencatat perolehan premi sebesar Rp14 miliar dan nilai Uang Pertanggungan mencapai lebih dari Rp173 miliar.

Direktur Pemasaran Great Eastern Life Indonesia Roy Hendrata Gozalie menegaskan menyasar segmen affluent atau nasabah kaya.

Klaim Kesehatan Lintas Negara Bukan Lagi Mimpi

Hal ini merupakan langkah perseroan menangkap tren minat mereka ke produk asuransi jiwa tradisional.

"Produk asuransi tradisional masih sustain (bertahan) dari 2 tahun terakhir. Kami melihat angka produknya (asuransi tradisional) permintaannya lebih tinggi," ungkapnya di Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.

Minat Asuransi Jiwa Syariah Meningkat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Kok Bisa?

Hal ini sejalan dengan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), di mana pendapatan premi asuransi jiwa tradisional tumbuh lebih tinggi daripada unitlink.

Pendapatan premi asuransi jiwa tradisional tercatat sebesar Rp55,2 triliun per Juni 2025 atau naik 6,5 persen secara tahunan (yoy). Sementara itu, premi asuransi unitlink tercatat sebesar Rp32,4 triliun, atau terkontraksi 11,7 persen yoy.

Produk ini hadir sebagai jawaban terhadap risiko inflasi dan ketidakpastian ekonomi yang dapat menggerus nilai warisan, dengan fitur unggulan seperti:

•    Uang Pertanggungan meningkat hingga 204 persen mulai tahun polis ke-6.
•    Manfaat Penyakit Terminal hingga 50 persen dari manfaat meninggal dunia (maks Rp3 miliar) dibayarkan lebih awal untuk mendukung keluarga saat masa kritis.
•    Manfaat Akhir Asuransi, memastikan warisan tetap utuh jika nasabah hidup hingga akhir masa perlindungan.
•    Pilihan masa bayar Premi yang fleksibel, yaitu single, 3 tahun, atau 5 tahun, dengan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.

Sebelumnya, Great Eastern membidik segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menawarkan produk asuransi umum (general insurance), 'Asuransi Semua Risiko Industri', di Indonesia. Hal ini mengingat jumlah UMKM yang mencapai 66 juta per Mei 2025, di mana 30 persennya merupakan bisnis perdagangan kecil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya