'Jor-joran' Biayai Energi Panas Bumi

Pembangkit listrik tenaga panas Bumi (PLTP).
Sumber :
  • richard-seaman.com

Jakarta, VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya terhadap pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) melalui penyediaan fasilitas kredit dan trade facility bagi PT Geo Dipa Energi (Persero).

img_title BNI Tegaskan Peningkatan Pelayanan ke Nasabah hingga Tata Kelola Jadi Fondasi Transformasi Bisnis

Dukungan ini difokuskan untuk membiayai pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) serta mendukung aktivitas operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian bertajuk 'Commitment on Green Project and Operation Financing for 500 MW Geothermal Energy Development PT Geo Dipa Energi (Persero)' di Jakarta, beberapa waktu lalu.

img_title Perkuat Transformasi Digital, Waskita Karya Gandeng BNI Luncurkan Sistem Pembayaran Terintegrasi Berstandar SNAP

Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo menegaskan, dukungan ini merupakan wujud komitmen BNI dalam mempercepat transisi energi bersih dan mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.

"Pembiayaan ini merupakan wujud nyata dukungan BNI terhadap pengembangan proyek energi hijau nasional, sekaligus upaya mempercepat transisi energi bersih di Indonesia," ujarnya, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 18 Oktober 2025.

img_title BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya ramah lingkungan.

Kerja sama ini juga mempertegas posisi BNI sebagai pelopor perbankan nasional yang aktif mendorong implementasi keuangan berkelanjutan (sustainable finance).

"Sinergi dengan Geo Dipa memperkuat posisi BNI sebagai pelaku utama dalam pembiayaan hijau dan mendukung agenda nasional menuju masa depan energi yang berkelanjutan," tuturnya.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang energi panas bumi, PT Geo Dipa Energi (Persero) mengelola proyek PLTP Dieng dan PLTP Patuha, dua proyek strategis nasional yang menjadi bagian penting dalam pengembangan energi panas Bumi di Indonesia.

Saat ini, kapasitas terpasang mencapai 120 megawatt (MW), dengan rencana ekspansi hingga 500 MW. Energi panas Bumi memiliki keunggulan utama karena ramah lingkungan dan bebas dari emisi karbon tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), pembangkit panas Bumi hanya menghasilkan 45–80 gram CO₂ (karbondioksida) per kWh, jauh lebih rendah dibandingkan PLTU batubara yang mencapai 900–1.000 gram CO₂ per kWh.

Selain itu, PLTP dapat beroperasi selama 24 jam penuh sepanjang tahun, menjadikannya sumber energi baseload yang andal dan efisien. Sumber energi panas Bumi juga tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga berpotensi besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Edukasi potensi panas bumi oleh IGGC dan IDE di Cianjur

Soal Geothermal, Aktivis Ini 'Provokasi' Warga Cianjur: Harus Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri

Pengembangan potensi energi panas bumi (geothermal) di Kabupaten Cianjur harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat lokal. Warga Cianjur jangan hanya jadi penonton

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut