Shutdown Terpanjang AS Berakhir, Tapi 7 Dampak Ini Masih Menghantui
- Al Jazeera
Jakarta, VIVA – Shutdown pemerintah terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat akhirnya resmi berakhir setelah Presiden Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang yang disahkan oleh Kongres. Meskipun pemerintah federal kembali beroperasi, sejumlah dampak dari penutupan ini kemungkinan tidak akan kembali normal seketika.Â
Berikut tujuh dampak utama yang masih terasa, sebagaimana dilansir dari NPR, Senin, 17 November 2025.
Ilustrasi Ekonomi Amerika Serikat
- Freepik
1. Pekerja Federal Kembali Bekerja, Gaji Tertunda Masih Menunggu
Sekitar 1,4 juta pekerja federal tidak menerima gaji selama enam minggu. Setengah dari mereka tetap harus bekerja tanpa upah, sementara ratusan ribu lainnya diliburkan sementara. Russ Vought, direktur Office of Management and Budget, meminta agar pegawai yang diliburkan kembali bekerja mulai Kamis.Â
Namun, pencairan gaji bervariasi di setiap lembaga. Shaun Southworth, pengacara ketenagakerjaan federal, mengatakan sebagian besar pegawai kemungkinan akan menerima gaji dalam beberapa hari pertama setelah pemerintah kembali beroperasi, meski sebagian kecil mungkin harus menunggu siklus pembayaran berikutnya.
2. Program SNAP Kembali Beroperasi
Program Bantuan Pangan Tambahan (SNAP), yang memberi bantuan bagi sekitar 42 juta orang Amerika, kembali didanai hingga September 2026. Selama shutdown, pendanaan program sempat terhenti, memicu protes dan tantangan hukum. Kini, pembayaran penuh akan berlanjut meski waktu pencairan di masing-masing negara bagian berbeda-beda.
3. Smithsonian Dibuka Bertahap
Institusi Smithsonian, termasuk 21 museum dan Kebun Binatang Nasional, membuka pintu secara bertahap. National Museum of American History dan National Air and Space Museum dijadwalkan dibuka Jumat, sementara museum lain dan kebun binatang akan kembali beroperasi secara bertahap hingga Senin.
4. Perjalanan Udara Masih Terganggu
Kekurangan petugas pengatur lalu lintas udara selama shutdown menyebabkan keterlambatan di seluruh bandara AS. Meskipun FAA membekukan pengurangan penerbangan pada 6 persen, penyesuaian jadwal maskapai, ketersediaan pesawat, dan kru membutuhkan waktu. Para ahli memperingatkan gangguan bisa berlanjut hingga musim liburan Thanksgiving.
5. Taman Nasional Masih Memulihkan Diri
Banyak taman nasional tetap buka selama shutdown, tetapi dengan staf terbatas dan layanan berkurang. Kristen Brengel dari National Parks Conservation Association mengatakan bahwa taman harus menutupi kerugian akibat hilangnya pendapatan dari biaya masuk dan fasilitas rekreasi. Proyek konstruksi dan layanan pengunjung kemungkinan tertunda beberapa bulan.