Tangani Pemulihan Akses Kutacane-Takengon Aceh, HK Ungkap Progresnya

Hutama Karya.
Sumber :
  • Dokumentasi Hutama Karya.

Aceh, VIVA – PT Hutama Karya (Persero) ditugasi Kementerian Pekerjaan Umum menangani pemulihan akses pada ruas jalan nasional Takengon Blangkejeren–Kutacane (Jalan Nasional Serkil). Hal itu dilakukan  dengan tiga segmen, yakni Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren, Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, serta Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane.

img_title Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Penanganan ini ditujukan untuk memulihkan mobilitas masyarakat dan menjaga kelancaran arus logistik pada masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mempercepat pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa pemulihan akses ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga konektivitas Aceh pascabencana.

img_title Tertinggi Sepanjang 2026, Kalog Express Kirim Lebih dari 8.000 Ton Barang pada Agustus

“Kembali berfungsinya jalur pada segmen-segmen tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik pada masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan.” ujar Mardiansyah dikutip dari keterangannya, Kamis, 1 Januari 2025.

Hutama Karya membuka akses secara bertahap pada tiga segmen tersebut agar jalur penghubung antarkabupaten dapat segera dimanfaatkan kembali. Segmen Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane sepanjang 70 km telah fungsional sejak Jumat (19/12) lalu, dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

img_title Masih Banyak yang Belum Tahu, Ini Arti Warna Papan Penunjuk Jalan

Segmen Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren–batas Gayo Lues/Aceh Tenggara sepanjang 120 km telah fungsional sejak Sabtu (20/12). Sementara segmen Takengon–batas Aceh Tengah/Gayo Lues sepanjang 90 km ditetapkan fungsional pada Kamis (1/1/2026) mendatang. Sehingga panjang akses fungsional mencapai 284 km. 

Status ruas bersifat fungsional sementara. Pada kondisi normal, jalur dioperasikan dua arah. Namun, di beberapa titik penanganan masih diberlakukan pengaturan lalu lintas bergiliran untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akses ini dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, dengan pembatasan beban maksimal 10 ton untuk kendaraan roda enam melalui pengawasan. Pengecualian diberikan bagi truk BBM dengan kapasitas maksimal 5.000 liter untuk menjaga suplai energi ke wilayah terdampak.  

Dalam pelaksanaan, pekerjaan pemulihan dilakukan melalui pembersihan material longsoran, penanganan badan jalan, perbaikan dan perkerasan pada titik terdampak, penanganan drainase, perkuatan lereng pada lokasi rawan, serta pembukaan jalan sementara dengan timbunan pada segmen yang kritis. Untuk mendukung pekerjaan, Hutama Karya menyiagakan 15 unit excavator dan 4 unit wheel loader, didukung 25 personel. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut