Puncak Arus Balik Nataru, Internet Bandara Disorot

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.
Sumber :
  • Dok. Kemenkomdigi

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan kesiapan jaringan telekomunikasi di simpul transportasi melayani lonjakan penumpang pada arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

img_title Masih Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang

Ia menilai kesiapan jaringan telekomunikasi menjadi bagian penting dari kelancaran arus balik. Jaringan yang stabil membantu penumpang tetap terhubung dan mengurangi risiko gangguan layanan di tengah peningkatan trafik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengawasan akan terus dilakukan hingga puncak arus balik Nataru selesai. Pemerintah memastikan layanan telekomunikasi di simpul transportasi utama tetap siap melayani masyarakat," ujarnya, Sabtu, 3 Januari 2026.

img_title BMKG: 8 Bandara yang Sebelumnya Ditutup Aman dari Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Dalam hal ini, Nezar Patria memastikan layanan telekomunikasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, siap melayani lonjakan penumpang pada arus balik libur akhir tahun yang diperkirakan terjadi pada 3 hingga 4 Januari 2026.

Kesiapan ini penting bagi penumpang pesawat yang bergantung pada jaringan untuk akses informasi penerbangan, komunikasi keluarga, pemesanan transportasi lanjutan, dan transaksi digital selama perjalanan.

img_title Menhub Dudi Wanti-wanti Maskapai Inspeksi Pesawat Dulu Sebelum Terbang Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

“Arus balik diperkirakan meningkat tanggal 3 dan 4 Januari, termasuk di jalur udara. Karena itu kami cek langsung kesiapan jaringan telekomunikasi di bandara,” kata dia.

Hasil pemantauan menunjukkan kualitas layanan berada dalam kondisi baik di titik-titik penting. Di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, kecepatan internet tercatat stabil pada kisaran 120 hingga 160 Mbps. Kecepatan ini dinilai memadai untuk mendukung aktivitas digital penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemantauan spektrum frekuensi juga menunjukkan kondisi aman. Tidak ditemukan gangguan interferensi selama masa posko. Petugas infrastruktur digital bersiaga penuh untuk menjaga layanan tetap berjalan normal.

“Kami menerima laporan bahwa penggunaan spektrum aman dan tidak ada interferensi. Kesiapsiagaan petugas di lapangan juga berjalan baik,” tutur Wamenkomdigi Nezar Patria.

Ilustrasi internet berbasis cloud. (FOTO: File/readitquik.com)

Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Transformasi digital terus mendorong perusahaan dan berbagai institusi, untuk bisa semakin beradaptasi dengan kebutuhan teknologi yang semakin kompleks hari ini.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut