Daftar Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Kini Banyak Kena PHK, Ada Profesi Anda?

Ilustrasi kerja.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VIVA – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kerja global mengalami perubahan yang sangat cepat. Perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), telah mengubah cara perusahaan beroperasi. 

img_title Kalau Mulai Sering Bilang 7 Kalimat Ini, Bisa Jadi Kamu Sudah Muak dengan Pekerjaan

Banyak pekerjaan yang dulu dianggap stabil dan bergaji tinggi kini justru mulai tergerus karena efisiensi berbasis teknologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena pemutusan hubungan kerja atau PHK besar-besaran tidak hanya terjadi pada sektor manufaktur atau pekerjaan teknis rendah, tetapi juga merambah ke profesi profesional dengan gaji tinggi.

img_title 9 Pekerjaan Ini Lagi Diburu di Luar Negeri, Tak Semua Wajib Lulusan S1, Minat?

Melansir dari The Economic Times, Jumat, 15 Mei 2026, berikut ini beberapa profesi bergaji tinggi yang kini banyak terdampak PHK di berbagai perusahaan dunia.

1. Software Engineer atau Pengembang Perangkat Lunak

img_title IPPGA Group Rilis The Indonesia PPGA Playbook, Jadi Fondasi Awal Peta Kerja Profesi PPGA

Profesi ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pekerjaan paling bergaji tinggi di industri teknologi. Namun, dalam beberapa gelombang PHK terbaru, posisi software engineer justru menjadi salah satu yang paling banyak terdampak.

Perusahaan teknologi besar melakukan efisiensi karena banyak tugas coding dasar kini dapat dibantu oleh AI. Akibatnya, kebutuhan tenaga engineer menurun terutama di level junior hingga menengah, sementara perusahaan lebih memilih tim kecil yang sangat spesialis.

2. Data Analyst dan Data Scientist

Profesi yang berhubungan dengan pengolahan data juga mengalami tekanan besar. Meskipun tetap dibutuhkan, banyak perusahaan mulai mengurangi jumlah analis data karena sebagian tugasnya kini bisa dilakukan oleh sistem otomatis berbasis AI.

Pekerjaan seperti pengolahan data sederhana, visualisasi, hingga laporan rutin kini tidak lagi membutuhkan banyak tenaga manusia seperti sebelumnya. Hal ini membuat posisi entry level hingga mid level semakin rentan terdampak PHK.

3. IT Support dan Technical Support

Dulu, divisi IT support menjadi tulang punggung operasional perusahaan. Namun sekarang, banyak perusahaan mulai menggantikan sebagian besar fungsi tersebut dengan chatbot dan sistem otomatis.

Beberapa perusahaan teknologi global juga melakukan restrukturisasi besar dengan memangkas ribuan posisi support. Hanya peran yang benar-benar kompleks dan strategis yang masih dipertahankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Product Manager di Industri Teknologi

Product manager termasuk posisi bergaji tinggi karena perannya sangat penting dalam mengembangkan produk digital. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa beberapa perusahaan mulai mengurangi jumlah product manager.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut