Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Berakhir 0-0, Garuda Muda Dominan tapi Buntu
- Instagram/timnasindonesia
VIVA – Timnas Indonesia U-20 harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 0-0 pada laga pertama Kualifikasi Piala Asia U20 2027 di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Senin 31 Agustus 2026. Laga yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut menjadi pertandingan perdana Garuda Muda di bawah arahan Nova Arianto pada ajang kualifikasi.
Arkhan Kaka dan kawan-kawan tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi kesulitan membongkar pertahanan Malaysia. Sejumlah peluang berhasil diciptakan Timnas U-20 Indonesia, namun tidak ada yang mampu dikonversi menjadi gol hingga pertandingan berakhir.
Sejak awal laga, Timnas Indonesia U-20 langsung mengambil inisiatif menyerang. Garuda Muda berusaha memberikan tekanan kepada lini belakang Malaysia untuk mencari gol pembuka.
Peluang pertama Indonesia datang melalui Arkhan Kaka pada menit ke-18. Penyerang tersebut membawa bola hingga mendekati gawang Malaysia, tetapi aksinya masih mampu dihentikan kiper lawan.
Dua menit berselang, Nazriel Alfaro mencoba melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Namun, bola hasil sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Malaysia.
Indonesia kembali mendapatkan peluang pada menit ke-28 melalui Amar Brkic. Akan tetapi, tembakannya terlalu pelan dan tidak mengarah ke sasaran.
Tiga menit kemudian, Fabio Azka mencoba memberikan ancaman lewat lemparan ke dalam jarak jauh yang mengarah ke gawang Malaysia. Bola tersebut justru hanya membentur sisi gawang.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-35, Reno Salampessy melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola kembali melambung tinggi sehingga tidak mengarah ke gawang.
Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Skor Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia masih 0-0 ketika kedua tim memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin terlihat. Garuda Muda terus berusaha mencari celah di pertahanan Malaysia dan menciptakan sejumlah peluang.
Salah satu peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-75. Rafi mendapatkan umpan lambung dan berada dalam posisi berhadapan langsung dengan kiper Malaysia. Namun, Iqhwan mampu menggagalkan peluang tersebut dengan sebuah penyelamatan.
Indonesia kemudian mendapatkan kesempatan melalui skema sepak pojok. Namun, dua peluang yang lahir dari situasi tersebut belum mampu menghasilkan gol.