Jose Mourinho Beri Dukungan untuk Michael Carrick
- PETER POWELL / AFP
VIVA – Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, memberikan dukungan kepada Michael Carrick yang kini menangani Setan Merah. Pujian tersebut disampaikan usai Carrick membawa United finis di posisi ketiga Liga Inggris musim lalu dan lolos ke Liga Champions.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United pada Januari setelah Ruben Amorim dipecat. Di bawah kepemimpinannya, United mengalami perubahan performa dan mampu mengakhiri musim di posisi ketiga.
Performa tersebut membuat Carrick mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun dari Ineos. Catatan Carrick pada musim lalu mencakup 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.
Awal musim 2026/2027 memang belum berjalan mulus bagi Manchester United. Mereka baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan Liga Inggris, termasuk kalah kekalahan dari Manchester City 0-1 di Old Trafford Minggu, 13 September 2026.
Meski demikian, Mourinho tetap memberikan dukungan kepada Carrick. Mantan gelandang United tersebut pernah bekerja bersama Mourinho di Old Trafford, baik ketika masih menjadi pemain maupun setelah beralih menjadi bagian dari staf kepelatihan.
“Michael baik-baik saja, kondisinya bagus. Saya senang dengan itu,” kata Mourinho kepada Sky Sports, dikutip Senin 14 September 2026.
Mourinho sendiri menangani Manchester United dari Mei 2016 hingga Desember 2018. Selama periode tersebut, pelatih asal Portugal itu memimpin United dalam 144 pertandingan dan mempersembahkan Community Shield, Liga Europa, serta Piala Liga.
Setelah meninggalkan Manchester United, Mourinho memilih untuk tidak banyak membahas masa baktinya di klub tersebut. Ia mengatakan bahwa ketika meninggalkan sebuah klub, dirinya berusaha menutup pembicaraan mengenai apa yang terjadi di dalamnya.
“Namun seperti yang selalu saya lakukan, atau coba lakukan, ketika saya meninggalkan sebuah klub, saya menutup pintu dan kemudian saya tidak memberikan komentar. Saya tidak menganalisis secara eksternal apa yang terjadi,” ujar Mourinho.
“Satu pintu tertutup dan pintu lain akan terbuka. Itulah yang terjadi ketika saya pergi. Sejarah tetap di sana, angka-angka tetap di sana, tiga medali kembali ke rumah dan hanya itu,” tutup pelatih Real Madrid itu.