I Wayan Koster: Kan Sudah Ada Keputusan FIFA, Terima Saja

Gubernur Bali Wayan Koster
Sumber :
  • Maha Liarosh (Bali)

VIVA Bola – Gubernur Bali I Wayan Koster menjadi salah satu yang disorot setelah status Indonesia sebagai tuan Piala Dunia U-20 dicabut oleh FIFA.

Jurnalis Valerie Zink Curhat Mundur dari Reuters, Tuding Medianya Propagandis Israel

Koster dinilai sebagai awal sumber kegagalan itu, lantaran pernyataanya yang menolak kedatangan Timnas Israel ke Bali.

Kini, Koster pun meminta kepada masyrakat untuk lapang dada menerima keputusan FIFA. “Kan sudah ada keputusan FIFA, cukup. Kita hormati saja keputusan FIFA,” kata Kosterdi sela-sela pameran seni dan budaya Bali di Tokyo, Jepang, seperti dilansir Antara.

18.489 Pelajar dan Ratusan Guru Palestina Tewas Akibat Serangan Israel

Koster juga bertemu dan menyapa Duta Besar Palestina untuk Jepang, tetapi mengaku tidak membicarakan Piala Dunia U20. “Enggak ada. Hanya menyapa saja dalam kaitan kehadiran di acara ini,” kata dia.

Sebelumnya, FIFA menyatakan “kondisi terkini” di Indonesia sebagai alasan keputusan itu, yang diambil setelah Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. 

UNICEF: Kelaparan di Gaza Bukan karena Kekurangan Pangan, tapi Akibat Blokade Israel

Sebelum FIFA mengambil keputusan itu, di Indonesia muncul gelombang penolakan dari beberapa kepala daerah terhadap kedatangan Timnas U20 Israel dalam turnamen FIFA itu.

Pencabutan status tuan rumah membuat Indonesia tak berhak tampil dalam Piala Dunia U20 2023 karena gagal memperoleh tiket via jalur kualifikasi reguler setelah gagal mencapai empat besar Piala Asia U20 2023. FIFA juga menyatakan akan menentukan sanksi bagi Indonesia dalam waktu dekat.

Keputusan FIFA tersebut juga menjadi sorotan media di Jepang. Salah satunya The Japan Times yang memberitakan kesedihan Timnas U20 Indonesia yang gagal berlaga dalam kejuaraan bergengsi itu.

Artikel harian itu yang berjudul “Furry and sadness in Indonesia after FIFA pulls Under-20 World Cup” itu juga menyoroti kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 135 orang tahun lalu. (Ant)

Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Gus Yahya Minta Maaf Undang Akademisi Pro-Israel Peter Berkowitz Jadi Narasumber

Peter Berkowitz diundang untuk menjadi salah satu narasumber dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025