Mengerikan, Garuda Select Bantai Arsenal

Pemain Garuda Select season 5
Sumber :
  • Mola

VIVA Bola – Garuda Select, program pengembangan pemain muda yang dibentuk oleh Mola dan PSSI, berhasil menutup musim kelima mereka dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas akademi Arsenal. 

img_title Diremehkan Kreator Australia, Pemain Timnas Indonesia U-20 Beri Balasan Menohok: Jadi, Mengapa Anda Bisa Kalah?

Tiga gol dari Nabil, Lotra, dan Raihan memastikan kemenangan tak terduga melawan akademi Arsenal setelah sebelumnya kalah 6-2 pada musim pertama dan 4-1 pada musim keempat.

Garuda Select adalah program pengembangan pemain muda yang digagas bersama oleh Mola dan PSSI dengan tujuan mempercepat pengembangan pemain muda Indonesia dan mempersiapkan mereka menuju karir sepak bola profesional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah berjalan lima musim, Program Garuda Select sudah berkontribusi dalam pengembangan lebih dari 40 pemain untuk Tim Nasional Indonesia.

img_title Kalah di Kualifikasi Piala Asia 2027, Kreator Australia Sindir Timnas Indonesia U-20: Mereka Tidak Paham Sepak Bola

Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, mengatakan bahwa musim kali ini merupakan angkatan dengan prestasi terbaik, di mana mereka sukses memperoleh 14 kemenangan termasuk saat melawan akademi kasta tertinggi Eropa seperti Inter, Brighton, dan Arsenal.

Salah satu faktor kontribusi utama adalah suntikan pemain asing ke dalam tim, dimana angkatan kali ini diramaikan dengan hadirnya 3 pemain dari tim akademi Como, 1 pemain muda Australia, dan 4 prospek muda dari Senegal dan Ghana. 

img_title Terpopuler: Erick Thohir Beri Peringatan ke Timnas Indonesia, Maarten Paes Rebut Kiper Utama Ajax dari Ter Stegen?

Kehadiran mereka langsung memicu peningkatan kualitas pemain Indonesia karena mereka dipaksa untuk mengimbangi intensitas latihan dan performa harian para pemain asing.

Prestasi tim yang positif juga menarik perhatian para pemantau bakat klub Eropa yang semakin sering terlihat mengamati perkembangan para pemain Garuda, dan bahkan beberapa minggu lalu Younnes Ibrahim pemain asal Australia yang berumur 14 tahun direkrut oleh klub Liga Inggris Brighton Hove Albion.

Selain Younnes, perkembangan beberapa pemain lain juga masih terus dipantau oleh klub-klub Eropa. 

Sayangnya, belum ada pemain Indonesia yang dianggap mampu langsung hijrah ke Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dennis Wise menyatakan level pemain Indonesia belum mencapai level pemain asing untuk bisa segera mendapatkan kesempatan di Eropa.

"Pemain Indonesia masih jauh tertinggal perkembangannya dan ini sebabnya kami menambahkan pemain asing ke dalam tim, agar pemain Indonesia dapat melihat sendiri seberapa jauh mereka harus
berkembang untuk bisa bersaing di level internasional,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut