Aroma Negeri Samba Makin Kental, Arema FC Rekrut Gustavo Correa

Pelatih fisik Arema FC asal Brasil, Gustavo Correa. (Dok Arema FC)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Uki Rama (Malang)

Malang, VIVA – Aroma negeri Samba di tim Arema FC semakin kental. Terbaru Arema FC merekrut pelatih fisik asal Brasil yakni Gustavo Correa. Dia sudah bergabung bersama tim saat persiapan menghadapi laga semifinal Piala Presiden 2024. 

Persik Kediri dan Persis Solo Gagal Main di Kandang, Jadwal Pekan 3 Super League Berubah

Manajer tim Arema FC, Wiebie Dwi Andreas mengatakan, alasan merekrut pelatih fisik asal Brasil karena mereka ingin membangun ketahanan fisik pemain pada kompetisi Liga 1 musim 2024-2025 mendatang. 

"Tidak bisa dipungkiri, fisik adalah bagian penting dalam permainan sepakbola. Ini menjadi perhatian serius, kami ingin selalu konsisten dalam permainan. Itu yang mendasari perekrutan pelatih fisik Gustavo Correa," kata Wiebie, Selasa, 30 Juli 2024. 

Tak Bisa Mainkan Sule hingga 9 Pertandingan, Persis Solo Dukung Pemain Ajukan Banding ke FIFA

Gustavo Correa sendiri merupakan pelatih fisik yang memiliki segudang pengalaman. Dia tercatat pernah menjadi pelatih fisik tim klub papan atas Liga Brasil, Botafogo. Pengalaman Gustavo Correa diharapkan mampu membawa dampak positif bagi Singo Edan. 

Pernyataan Berkelas Mauricio Souza Usai Persija Bantai Persis

Kehadiran Gustavo Correa sendiri semakin menambah kental suasana Negeri Samba di tim Arema FC. Sebelumnya Arema FC merekrut pelatih kepala Joel Cornelli dan asisten pelatih Claudio de Jesus asal Brasil. 

Di pemain Arema FC memiliki Thales Lira yang berposisi bek, William Marcilio playmaker, serta Dalberto Luan Belo berposisi penyerang dimana ketiganya berasal dari Brasil. 

Gustavo Correa direkrut satu musim oleh Arema FC. Laga semifinal Piala Presiden 2024 melawan Persis Solo akan menjadi debutnya. Laga ini akan digelar di Stadion Manahan Solo, pada Rabu, 31 Juli 2024. 

"Kami berharap masuknya Gustavo Correa akan ikut mendorong dalam mempertahankan kebugaran pemain, kompetisi kedepan sangat ketat, kami ingin adanya keseimbangan antara fisik dan teknik bermain," ujar Wiebie. 

Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung

Masih Ingat Pemain Judol Buat Rugi Bandar di Jogja? Operator Dicokok Bareskrim, Ternyata Jaringan Internasional

Bareskrim bongkar jaringan besar judol internasional hasil pengembangan dari penangkapan lima pemain judol di Jogja yang buat rugi bandar.

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2025