Pelatih PSIS Semarang Soroti Gol Kedua Persib Bandung

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius (foto: Dede Idrus)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus (Bandung)

Bandung, VIVA – PSIS Semarang kembali meraih hasil mengecewakan usai dibungkam Persib Bandung di pekan kelima Liga 1. Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 15 September 2024, PSIS kalah dengan skor akhir 1-2.

Persib vs Borneo FC Terancam Mundur, Polda Jabar Kirim Surat ke I-League

PSIS tertinggal lebih dulu lewat gol Tyronne del Pino di menit ke-17. Mahesa Jenar bisa menyamakan dengan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Riyan Ardiansyah menit ke-36.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin menarik. Akan tetapi, Persib kembali mencetak gol lewat sundulan keras Gustavo Franca usai mendapatkan umpan sepak pojok dari Tyronne del Pino.

Mega Transfer Persib? Joey Pelupessy dan Asnawi Mangkualam Disebut Bakal Merapat ke Bandung

Pelatih PSIS, Gilbert Agius, mengaku kecewa dengan kekalahan timnya atas Persib Bandung. Namun, dia menyoroti gol kedua Persib yang seharusnya tidak terjadi jika wasit benar dalam mengambil keputusan.

Agius mengatakan sebelum gol kedua Persib terjadi wasit menunjuk sepak pojok. Padahal, dia mendengar wasit cadangan mengatakan bahwa tidak ada sepak pojok untuk Persib.

Thom Haye ke Persib, Janji Jalan Kaki ke Belanda Batal, Warganet Ini Minta Maaf ke Bobotoh

Latihan Persib Bandung

Photo :
  • Instagram @persib

"Kita semua kecewa dengan hasil ini karena mental dari tim kita, terutama coach, kita tidak suka kalah dan coach kecewa terhadap apa yang terjadi," kata Agius usai laga.

"Kecewa kepada kenyataan bahwa sebenarnya kita tidak seharusnya untuk kemasukan di gol kedua. Karena menurut kita gol kedua tidak diawali dari corner yang baik," tambahnya.

Secara permainan, juru taktik asal Malta itu melihat anak asuhnya tampil dengan perfoma bagus. Septian David Maulana dkk banyak mendapatkan peluang, tetapi hanya satu gol yang tercipta.

"Pemain-pemain kita coba main dengan berani di babak kedua kita coba bermain dengan terbuka. Kita mendapatkan banyak peluang di situ, kita tahu bahwa Persib adalah tim yang bagus. Memang tidak mudah bermain di sini," terangnya.

"Pemain sudah menunjukkan karakter pantang menyerah. Jadi tidak mudah bermain di sini, dan kita bangga dengan performa yang ditunjukkan para pemain," tutur Agius.

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen

Terpopuler: Timnas Indonesia Melejit, Nazar Jalan Kaki ke Belanda

Berita mengenai Timnas Indonesia yang melejit di rangking FIFA dibandingkan negara ASEAN lain menjadi buruan pembaca VIVA Sport sepanjang Jumat 29 Agustus 2025.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025