Lawan Dewa United Jadi Laga Penentu Nasib, Paul Munster Pilih Fokus ke Permainan
- VIVA.co.id/Rahmat Fajar (Surabaya)
Bogor, VIVA - Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menyadari Dewa United adalah lawan kuat yang akan dihadapinya dalam lanjutan Liga 1, di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat, 21 Februari 2025. Meski begitu, Munster akan fokus terhadap timnya agar bisa melanjutkan momen kemenangan di laga sebelumnya melawan PSBS Biak.
Melawan Dewa United merupakan laga penentu nasib Munster sebagai pelatih Persebaya. Klub dalam suratnya pasca kekalahan dari Persis menyebutkan bahwa akan menentukan nasib Munster setelah pertandingan menghadapi Dewa United. Itu artinya Persebaya sedang menilai performa tim di dua laga setelah pertandingan melawan Persis.
Munster telah melewati ujian pertama dengan baik yaitu Persebaya meraih kemenangan 1-0 atas PSBS Biak. Ujian berikutnya menghadapi Dewa United.
"Kami memenangkan pertandingan terakhir. Jadi, fokus kami adalah untuk terus melanjutkan ini," ujar Munster dalam jumpa pers sebelum lawan Dewa United, Kamis, 20 Februari 2025.
Munster mengungkapkan kondisi timnya jelang menghadapi Dewa United. Pelatih asal Irlandia Utara tersebut mengatakan beberapa pemainnya mengalami cedera. Meski demikian, Munster mengeklaim itu tidak menjadi masalah karena timnya dalam kondisi stabil.
Ia mengatakan persiapan berjalan dengan baik meskipun berjalan cukup ketat. Setelah menjalani latihan di Persebaya, timnya harus melakukan perjalanan ke Bogor. Namun Munster menegaskan akan melakukan yang terbaik untuk laga nanti.
Sementara itu, kiper Persebaya Ernando Ari mengakui persiapan cukup padat setelah pertandingan melawan PSBS Biak. Tetapi, katanya, seluruh pemain fokus untuk menghadapi Dewa United. Pasalnya, timnya ingin meraih kemenangan.
"Jadi persiapan untuk besok pemain-pemain fokus untuk pertandingan melawan Dewa United," kata Ernando menegaskan.
Ernando juga menyadari tentang produktivitas gol Dewa United yang sangat baik akan membahayakan gawangnya. Ia mengatakan tim sudah membahasnya dan pelatih memberikan arahan cara menghentikan mereka untuk mencetak gol.
Ernando menambahkan kekuatan Dewa United sangat berbahaya karena diisi banyak pemain timnas. Selain itu, lini depan mereka cukup bagus. Kendati demikian, Ernando menegaskan pemain akan menjalankan arahan pelatih di laga nanti.
Malik Risaldi dan Kadek Raditya Absen
Persebaya tanpa dua pemain pentingnya yakni Malik Risaldi dan Kadek Raditya saat melawan tuan rumah Dewa United. Keduanya mengalami cedera dan tak masuk ke dalam skuad Persebaya yang dibawa ke Bogor.
Absennya Malik dan Kadek jelas kerugian bagi Persebaya di tengah situasi harus menang untuk memberikan tekanan kepada Persib di puncak klasemen. Kadek mengalami cedera saat melawan Persis Solo. Sedangkan Malik ketika menghadapi PSBS Biak.
Dokter tim Persebaya Ahmad Ridhoi mengatakan, setelah pertandingan melawan Persis Kadek merasa ada yang tidak nyaman pada kaki kanannya. Hasil observasi lebih lanjut terdapat cedera pada engkel kanan.
Kadek Raditya dalam jumpa pers sebelum lawan Persis
- VIVA.co.id/Rahmat Fajar (Surabaya)
”Kami terus melakukan penguatan bersama fisioterapi Dani Maulana untuk memaksimalkan kondisi Kadek, agar secepatnya bisa gabung dengan tim lagi,” ujar Ridhoi.
Sedangkan untuk Malik, Ridhoi menyatakan jika ia mengalami fraktur pada kakinya. Jari kaki mengalami faktur setelah dilakukan pengecekan.
"Saat ini kami lakukan tindakan konservatif dan berusaha semaksimal mungkin agar Malik kembali bisa join dengan tim,” katanya.
Dalam sesi latihan sepekan terakhir, dua pemain tersebut menjalani sesi latihan terpisah bersama fisioterapi. Kadek sudah berlatih dengan bola, namun diputuskan ia tidak dibawa dalam lawatan ke kandang Dewa United untuk memastikan kondisinya 100 persen lebih dulu.
Meski demikian Bajol Ijo sudah bisa diperkuat Mohammed Rashid yang sebelumnya menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Begitu juga dengan pelatih kepala Paul Munster yang bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan.
Sementara, Gilson Costa yang mendapat direct kartu merah saat melawan Persis Solo harus mendapat tambahan hukuman sanksi sebanyak dua pertandingan