Manchester United Mau Jual Kobbie Mainoo

Kobbie Mainoo
Sumber :
  • Instagram @kobbie

Inggris, VIVA – Manchester United memunculkan kejutan, karena mereka dikabarkan telah menawarkan Kobbie Mainoo untuk dijual pada bursa transfer musim panas mendatang. Tujuan manajemen adalah mendapatkan dana segar.

Kata Ruben Amorim Usai MU Dipecundangi Klub Ecek-ecek Inggris

Kobbie Mainoo digadang-gadang bakal jadi gelandang masa depan Manchester United dan juga Timnas Inggris. Tak heran jika kemudian ketika kabar Setan Merah mau menjualnya muncul, terjadi pro dan kontra di kalangan suporter.

Mengutip Tribal Football, Man United mau menjual Mainoo bukan karena performa yang tak memuaskan. Mereka melakukannya karena butuh dana yang besar untuk membangun kembali tim.

Nasib Tragis MU Dipecundangi Tim Tak Terkenal di Piala Liga Inggris

Pemain berusia 19 tahun itu menjadi yang bisa dijual dengan harga mahal. Man United menilai jika melepas Mainoo, dana segar yang didapat bisa untuk mendatangkan lebih dari satu pemain.

Selain Mainoo, manajemen Man United telah memetakan nama pemain yang mau dijual. Mereka adalah Victor Lindelof, Casemiro, Christian Eriksen, Marcus Rashford, dan Anthony.

Aksi Nyeleneh Fans MU: Gondrong 325 Hari, Menunggu 5 Kemenangan Beruntun yang Tak Kunjung Datang

Nama-nama tersebut tidak begitu menjadi sorotan karena memang layak dilepas karena alasan usia atau performa. Tapi dengan adanya nama Mainoo, publik pun heran dibuatnya.

Mainoo memang lebih banyak absen di musim ini karena masalah cedera. Akan tetapi, tak berarti dia bisa pulih dan terus jadi andalan dalam tim.

Masih berusia 19 tahun, Mainoo dianggap memiliki potensi untuk terus berkembang. Bahkan ketika isu ini muncul, kabarnya Chelsea yang sudah bersiap untuk merekrutnya.

Kobbie Mainoo merayakan gol untuk MU ke gawang Liverpool

Ingin Tinggalkan MU, Kobbie Mainoo Berlabuh di Chelsea?

Gelandang muda Inggris, Kobbie Mainoo, telah memberi tahu Manchester United ingin meninggalkan Old Trafford dalam status pinjaman.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025