5 Bek Bertubuh Pendek tapi Jago Mengawal Lawan
- DAYLIFE
Dia memang tidak seperti Cannavaro yang bisa mendapat gelar juara Piala Dunia bersama Timnas Italia. Namun, di level klub, banyak raihan prestasinya. Pada 1989, dia juga jadi runner up Ballon d'Or yang ketika itu dimenangkan oleh rekan setimnya di Milan, Marco van Basten.
3. Javier Mascherano
Pemain Barcelona, Javier Mascherano
- fcbarcelona.com
Javier Mascherano awalnya adalah pemain dengan posisi gelandang bertahan. Namun ketika berada di Barcelona, dia diplot sebagai bek tengah.
Meski memiliki tinggi tubuh 174 cm, tapi Mascherano adalah bek yang sulit untuk dikalahkan berduel oleh penyerang lawan. Selama delapan tahun membela Barcelona, tercatat dia tampil dalam 203 pertandingan.
Adalah Pep Guardiola, pelatih Barcelona saat itu yang mengubah posisi untuk Mascherano. Pemain asal Argentina itu mengaku butuh waktu untuk beradaptasi.
"Saya beradaptasi sembari berjalan. Pertandingan pertama yang saya mainkan sebagai bek tengah adalah melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Pep memberikan susunan pemain, dan dia menempatkan saya sebagai bek tengah. Kami bahkan belum berbicara mengenai itu sebelumnya," cerita Mascherano, dikutip dari ESPN.
4. Ivan Cordoba
Ivan Cordoba
- dailymail.co.uk
12 tahun membela Inter Milan, Ivan Cordoba menjadi andalan sebagai bek tengah. Dengan tinggi badan 173 cm, dia terkenal sebagai sosok yang tidak kenal kompromi.
Pemain asal Kolombia itu tak takut berduel keras dengan penyerang lawan. Dia saling mengisi dengan Marco Materrazi yang menjadi tandem di lini belakang Inter.
Cordoba didefinisikan sebagai bek khas Amerika Selatan. Di mana tinggi badan tidak akan memberi pengaruh besar bagi mereka untuk menjaga lawan.
5. Gary Medel
Gary Medel
- Inter.It
Empat bek yang disebutkan sebelumnya sudah gantung sepatu. Namun masih ada satu pemain belakang bertubuh pendek yang masih aktif bermain. Dia adalah Gary Medel.
Bek asal Chile sekarang mentas di Serie A bersama Bologna. Dengan tinggi badan 173 cm, kepercayaan kepadanya untuk mengawal area pertahanan tidak hilang.
Sepanjang kariernya, Medel sudah memiliki cerita bersama enam klub. Sevilla menjadi klub pertama dia di Eropa, lalu pindah ke Cardiff City, Inter Milan, dan Besiktas.