Penyebab XRP Tertekan dan Dominasi USDT Terjun
- Pixabay
VIVA – Prediksi pergerakan XRP dan USDT seperti sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya sekarang XRP tengah berusaha keras untuk keluar dari tekanan. Sementara itu, USDT mengalami terjun bebas dalam dua minggu lalu sehingga dominasinya terganggu.
Jika saat ini kamu ingin melakukan trading, maka kamu harus menganalisa harga xrp to idr hari ini agar tidak mengalami resiko kehilangan XRP. Karena dalam minggu ini Ripple tengah berusaha bangkit dari tekanan.
Begitu juga dengan Tether yang saat ini mengalami penurunan. Bahkan analisa teknikal grafik usdt to idr, dianggap banyak analis belum bisa bangkit. Tak heran jika dominasi USDT mengalami terjun bebas.
Sementara itu, untuk Ripple terdapat analisa anonim yang menyatakan bahwa harga XRP sengaja ditekan, meskipun kasus hukum yang diajukan SEC AS terhadap Ripple sudah berakhir. Postingan tersebut membahas dugaan adanya manipulasi yang dilakukan secara terorganisir.
Ripple dilaporkan memiliki cadangan XRP dalam jumlah besar, ditambah dengan penjualan bulanan dan keterlibatan lembaga keuangan besar sebagai beberapa faktor yang mungkin menekan harga.
Mengapa Harga XRP Tetap Rendah: Apakah Manipulasi atau Kekuatan Pasar?
Pada bulan Desember 2020, SEC AS mengajukan gugatan terhadap Ripple. Poin utama dari perkara ini mencakup tuduhan bahwa Ripple telah melakukan penawaran sekuritas tanpa izin melalui penjualan XRP. Pertarungan hukum yang panjang ini memberikan dampak besar pada nilai XRP.
Namun, setelah Ripple memenangkan kasus tersebut, spekulasi muncul mengenai adanya faktor lain yang menyebabkan kinerja XRP lesu. Â Pengguna tersebut menyebutkan 5 faktor utama, dimulai dari besarnya kepemilikan XRP oleh Ripple.
Ia mengungkap bahwa saat ini perusahaan menyimpan lebih dari 43 miliar XRP dalam escrow dan mengeluarkan sebagian setiap bulan, sebuah cara yang diperkenalkan pada tahun 2017 untuk mengatur pasokan.
Selain itu, ia juga menyoroti keberadaan beberapa wallet kecil yang menyimpan XRP dalam jumlah besar. Transaksi signifikan dari wallet ini sering kali memicu perubahan harga, menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan adanya manipulasi.
Meskipun ada hubungan antara pergerakan ini dengan penurunan harga, belum ada bukti yang dapat mengkonfirmasi ada tidaknya kontrol atau campur tangan yang disengaja. Sebagai tambahan, ia juga merujuk kepada sebuah penelitian ilmiah.