Studi: Main Game Navigasi Sebabkan Penyusutan Otak

Ilustrasi main game di smartphone.
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

VIVA.co.id – Sebuah studi menemukan bahwa bermain game komputer bisa meningkatkan risiko penyusutan otak penyebab demensia dan skizofrenia. Dalam studi tersebut juga dikatakan bahwa game aksi dengan peta di layar untuk membantu navigasi, disebut yang paling berbahaya.

img_title Sikat Gigi 3 Kali Sehari Cegah Demensia dan Radang Sendi

Permainan ini dikatakan bisa menyebabkan kerusakan paling banyak di hippocampus, bagian otak yang bertanggung jawab untuk orientasi dan memori.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang yang bermain paling lama memiliki hippocampus paling banyak terkikis dan memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit atau masalah otak.

img_title Doa Nabi Muhammad SAW agar Terhindar dari Pikun di Usia Tua

Dilansir laman The Sun, para peneliti memindai otak dari 97 partisipan sebelum dan sesudah 90 jam bermain game.

Banyak dari para partisipan yang bermain game aksi, seperti Call of Duty atau Killzone, memperlihatkan penyusutan hippocampus mereka.

img_title Kondisi Kesehatan Memburuk, Bruce Willis Tak Bisa Bicara, Membaca dan Berjalan

Tapi, partisipan yang memainkan game di platform 3D, seperti Super Mario, memperlihatkan peningkatan kekuatan otak mereka.

Para peneliti dari Kanada mengatakan, pembuat game harus mempertimbangkan untuk menghilangkan peta dari layar, menurut hasil penelitian ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Video game telah menunjukkan manfaat bagi sistem kognitif tertentu di otak. Tapi, ada juga bukti yang menunjukkan risiko untuk hal ini, dalam hal pengaruh pada hippocampus," ujar Profesor Greg West dari University of Montreal.

West melanjutkan, para peneliti melihat lebih sedikit masalah abu-abu di hippocampus dari pemain game tetap. Mereka kemudian melanjutkan dengan dua penelitian untuk melihat hubungan sebab-akibatnya, dan menemukan bahwa benar game yang memicu perubahan di otak.

Ilustrasi kesepian.

Jangan Anggap Sepele Kesepian, Studi Ungkap Dampaknya pada Daya Ingat Meski Bukan Penyebab Demensia

Studi terbaru mengungkap kesepian dapat memengaruhi daya ingat, tetapi tidak terbukti menyebabkan demensia. Simak penjelasan ahli dan cara mengurangi risikonya.

img_title
VIVA.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut