Menelusuri Aplikasi Gay Blued
- Blued
Pengguna yang melihat bisa mengomentari atau memberi emoji. Untuk menghindari adanya perbuatan yang tidak baik pada setiap live streaming, Blued melarang streaming yang berisi konten porno, kekerasan, atau kegiatan lainnya.
Dipakai untuk pesta seks
Aplikasi ini diyakini menjadi salah satu sarana bagi para gay untuk berkenalan dan melakukan pertemuan. Yang terbaru, aplikasi ini diklaim menjadi platform untuk mengkoordinir pertemuan lima orang gay yang melakukan pesta seks di sebuah villa di Puncak, Jawa Barat.
Menurut salah seorang pelaku, perkenalan dengan sesama gay ini melalui aplikasi Blued. Dalam aplikasi tersebut, didapati sebanyak 200 orang gay di wilayah Cianjur. Dalam aplikasi tersebut mereka membuat janji bertemu di sebuah vila di wilayah Cipanas, untuk melakukan pesta seks sesama jenis.
Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Soliyah, mengatakan penangkapan kelima pelaku pesta seks sesama jenis itu berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas penyimpangan seks di wilayah Cipanas, Cianjur.
Polisi mengendus praktik tersebut tersambung melalui aplikasi yang menjadi sarana komunikasi antara pelaku seks menyimpang ini. Hingga akhirnya polisi menggerebek sebuah vila yang didapati sekelompok pria tengah berpesta tanpa busana.
"Aplikasi tersebut menjadi sarana komunikasi antara pelaku penyimpangan seks kaum laki-laki," kata AKBP Soliyah, Minggu, 14 Januari 2018.