Xiaomi Bebas Tuduhan Alat Sensor

Logo Xiaomi.
Sumber :
  • www.android

VIVA – Pengawas bisnis Jerman mengungkapkan jika mereka tidak menemukan bukti alat sensor terhadap ponsel Xiaomi. Pada September 2021, Lithuania menuduh perusahaan teknologi asal China itu memiliki alat sensor di perangkat ponselnya.

img_title Hampir 1 dari 5 Mobil Baru di Indonesia Berasal dari Merek China

"Kami senang bahwa hasil penyelidikan yang dilakukan oleh German Federal Office for Information Security (BSI) yang diterbitkan kemarin mengonfirmasi komitmen kami untuk beroperasi secara transparan serta bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Privasi dan keamanan jadi prioritas utama kami," demikian keterangan resmi Xiaomi. Penyelidikan Jerman adalah buntut dari klaim Lithuania bahwa ponsel Xiaomi datang dengan alat sensor yang berdasarkan kode kunci.

img_title China Murka ke CIA, Spionase Ekonomi AS Disebut 'Logika Bandit'

Klaim ini muncul sewaktu meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Saat itu dalam sebuah pernyataan Xiaomi membantah pernah melakukannya tetapi tidak menyangkal memiliki kemampuan untuk melakukannya, melansir dari laman Android Authority, Selasa, 18 Januari 2022.

"Perangkat Xiaomi tidak menyensor komunikasi antar pengguna. Xiaomi tidak pernah dan tidak akan pernah membatasi atau memblokir perilaku pribadi pengguna ponsel pintar seperti mencari, menelepon, menjelajah web, atau penggunaan perangkat lunak komunikasi pihak ketiga," tegas Xiaomi.

img_title Mercy Bagong Punya Sejarah Panjang, Tapi Lawannya Kini Makin Banyak

Laporan Lithuania menyebut bahwa beberapa aplikasi pra-instal di Xiaomi Mi 10T, termasuk Mi Browser, terkadang menerima daftar kata kunci yang diblokir dari pabrikan.

Kata kunci yang menyinggung berhubungan dengan kemerdekaan Taiwan, membebaskan Tibet, dan masih banyak lagi. Perangkat dapat memblokir konten berdasarkan dari kata kunci ini.

Kelompok pengawas Jerman yang disewa untuk menyelidiki masalah tersebut telah menutup kasus itu. Kelompok itu tidak menemukan bukti alat sensor Xiaomi di dalam perangkatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sepenuhnya menghormati dan melindungi hak hukum semua pengguna. Kami mematuhi General Data Protection Regulatiom (GDPR) Uni Eropa," jelas Xiaomi.

Para kepala negara anggota BRICS dalam KTT ke-18 BRICS di New Delhi

China Siap Ambil Alih Keketuaan BRICS pada 2027

Presiden China Xi Jinping mengatakan China siap untuk mengambil alih keketuaan organisasi BRICS serta membuat agenda yang mendukung pembangunan negara Selatan Global

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut