Pendapatan Samsung Berangsur Naik

Samsung Galaxy Z Fold4 5G dan Flip 5G.
Sumber :
  • dok: Samsung

VIVA Tekno – Pendapatan Samsung berangsur naik. Kali ini, pendapatan perusahaan asal Korea Selatan itu berhasil merangkak naik sebesar empat persen dibandingkan dengan tahun lalu.

img_title Semester I-2026, MDLA Catat Laba Bersih Naik 12,6 Persen Jadi Rp226 Miliar

Melalui laporan pendapatan kuartal ketiga tahun 2022, mereka mencatatkan pendapatan sebesar US$54 miliar atau sekitar Rp840,8 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keuntungan operasi perusahaan tersebut pun terbilang tidak terlalu besar, Samsung mencatatkan sekitar US$7,6 miliar (Rp118,3 triliun) pada bulan Juli hingga September.

img_title Korporasi Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Kerugian Negara Capai Rp2 Triliun

Justru jika dibandingkan dengan kuartal kedua  tahun 2022, pendapatan ini turun hingga 23 persen, begitu pula pada kuartal ketiga tahun 2021, angka ini anjlok hingga 26 persen, seperti dikutip dari situs Gsmarena, Jumat, 28 Oktober 2022.

Bisnis Mobile Experience membukukan profitabilitas yang solid, didorong oleh penjualan perangkat yang dapat dilipat seperti Galaxy Z Flip4 dan Galaxy Z Fold4, serta seri Galaxy Watch5 dan Galaxy Buds2 Pro yang dapat dikenakan.

img_title Samsung Galaxy S26 FE Punya Fitur yang Tidak Dimiliki Kakaknya

Ponsel ini juga turut membantu divisi Display membukukan peningkatan laba, tetapi bisnis panel besar seperti TV dan monitor justru mengalami penurunan laba hingga setengahnya.

Sedangkan untuk gambaran pada kuartal keempat tahun 2022 ialah ketidakstabilan makroekonomi dan masalah geopolitik yang akan berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pertumbuhan triwulanan diperkirakan karena penjualan akhir tahun di sekitar liburan Natal. Perusahaan juga berencana untuk memperluas penjualan tablet, sementara perangkat yang dapat dikenakan harus melanjutkan pertumbuhan dua digit mereka.

Selain itu, Samsung juga menyebutkan berencana untuk meningkatkan pengalaman S-Pen pada 2023 mendatang yang juga akan mengarah pada pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Booth Nissan di GIIAS 2026

Industri Otomotif Indonesia Semakin Mandiri

Industri otomotif Indonesia menunjukkan perubahan menarik sepanjang Januari-Agustus 2026. Di tengah penjualan kendaraan yang meningkat, produksi dalam negeri tumbuh

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut