Hati-hati! 19 Aplikasi Android Ini Bisa Bikin Anda Kehilangan Uang

Ilustrasi malvare/virus/keamanan siber.
Sumber :
  • Kaspersky

Jakarta, VIVA – Di era digital saat ini, smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, ada ancaman yang mengintai para pengguna Android, yaitu aplikasi berbahaya yang dapat mencuri data pribadi, bahkan menguras saldo rekening tanpa disadari.

Malware Hantu GhostContainer Diam-diam Kuasai Server Pemerintah

Baru-baru ini, ditemukan 19 aplikasi yang mengandung malware, spyware, dan trojan, yang menyamar sebagai aplikasi produktivitas, editor foto, hingga layanan kesehatan. Jika tidak segera dihapus, aplikasi-aplikasi ini dapat membahayakan keamanan informasi pengguna.

Dengan sekali klik, data seperti informasi perbankan, pesan pribadi, hingga rekaman aktivitas di perangkat bisa dicuri dan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Terlihat Aman tapi Ternyata Mata-mata, Pengguna iPhone dan Android Hati-hati

Ilustrasi trojan yang bersarang di Google Play Store.

Photo :
  • Kaspersky

Dilansir dari Hindustan Times Rabu, 19 Februari 2025, berikut 19 aplikasi Android yang bisa bikin Anda kehilangan uang:

Ribuan UMKM di Indonesia Dijebak Malware Berkedok Zoom dan ChatGPT
  1. Fare Gamehub and Box (Trojan)
  2. Hope Camera-Picture Record (Trojan)
  3. Same Launcher and Live Wallpaper (Trojan) 
  4. Amazing Wallpaper (Trojan) 
  5. Cool Emoji Editor and Sticker (Trojan)
  6. Simple Note Scanner (Spyware) 
  7. Universal PDF Scanner (Spyware) 
  8. Private Messenger (Spyware) 
  9. Premium SMS (Spyware) 
  10. Blood Pressure Checker (Spyware)
     
  11. Cool Keyboard (Spyware) 
  12. Paint Art (Spyware) 
  13. Color Message (Spyware) 
  14. Vlog Star Video Editor (Malware) 
  15. Creative 3D Launcher (Malware) 
  16. Wow Beauty Camera-Picture (Malware) 
  17. Gif Emoji Keyboard (Malware)
  18. Instant Heart Rate Anytime (Malware) 
  19. Delicate Messenger (Malware)

Selain mencuri data pribadi, malware juga dapat memperlambat kinerja smartphone, menguras baterai, dan menyebabkan overheat.

Beberapa spyware dan malware juga dapat mengaktifkan layanan premium tanpa Anda sadari. Hal ini menyebabkan munculnya tagihan tanpa sepengetahuan pengguna.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana

PPATK Ungkap 2.115 Rekening Dormant di Instansi Pemerintah Senilai Rp 500 Miliar Lebih

Ada 2.115 rekening dormant pada instansi pemerintah, dari total 122 juta rekening nganggur yang sebelumnya sempat diblokir oleh PPATK.

img_title
VIVA.co.id
7 Agustus 2025