Game Masih Selamatkan Pasar PC Global
- VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto
Cara kerjanya, panel jala logam besar di bagian depan dan atas memungkinkan udara lebih dingin untuk masuk dan udara panas dari CPU berpendingin cairan keluar, sementara lima kipas berukuran 120 mm di depan, atas, dan belakang menyalurkan udara dingin melalui chassis.
Bagian dari aliran udara dialihkan ke bagian belakang motherboard untuk mendinginkan perangkat penyimpanan. Kartu grafis memiliki kipas bergaya blower untuk mengeluarkan suhu panas dari belakang, sementara PSU dapat secara mandiri menahan gangguan thermal.
Berlapis emas
Selain desktop predator Orion 9000, Acer juga memamerkan layar monitor berukuran 35 inci. Monitor ini memamerkan kurva 1800R yang imersif dan resolusi WQHD brilian (3440 x 1440). Menampilkan NVIDIA G-SYNC, teknologi Acer HDR Ultra dan quantum dot, Predator X35.
Ada juga headset gaming Predator Galea 500 untuk melengkapi game tersebut. Menghadirkan peredam diafragma yang terbuat dari bio-selulosa dengan karet di sekitarnya, headset Predator Galea 500 memberikan suara tinggi yang jernih dan suara rendah yang bergema.
Sementara, rongga akustik yang unik membantu memberikan irama bass yang punchy. Predator Galea 500 juga dapat disesuaikan, memungkinkan pengguna memilih dari tiga mode, termasuk EQ Music, Movie and Sport.
Mouse gaming Predator Cestus 500 yang baru memiliki desain dual switch yang unik, memungkinkan gamer untuk menyesuaikan resistansi klik sesuai dengan jenis permainan yang sedang dimainkan.
Predator Cestus 500 berfitur 16,8 juta lampu warna RGB, 8 pola pencahayaan, 5 on-board profile settings, 8 tombol yang dapat diprogram, dan konektor USB berlapis emas.