CEO PrivyID Terpilih Jadi Endeavor Enterpreneur

Chief Executive Officer PrivyID, Marshall Pribadi.
Sumber :
  • Dok. PrivyID

VIVA – Endeavor menetapkan Founder dan CEO PrivyID, Marshall Pribadi sebagai Endeavor Enterpreneur. Dia menjadi kandidat asal Asia Tenggara yang lolos seleksi pada Seleksi Panel Internasional ke-85. 

img_title Temui Petinggi Holdings, Airlangga Dorong Temasek Tambah Investasi di RI

“Sebuah kehormatan bagi saya dan PrivyID untuk bisa terpilih menjadi bagian dari Endeavor. Hal ini berarti bahwa inovasi regtech kami dalam menyediakan layanan tanda tangan elektronik dan identitas digital yang legal kembali diakui hingga tingkat dunia,” ujar Marshall dalam keterangannya, Minggu 17 Februari 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Endeavor melihat PrivyID telah merevolusi cara identifikasi individu pada transaksi elektronik di Indonesia. Kurang dari tiga sejak berdiri, perusahaan itu telah digunakan 3 juta pengguna dan membantu dengan teknologi untuk melakukan registrasi teknologi lebih nyaman, aman dan juga efisien. 

img_title Jadi Beckhoff Solution Provider, PT AUTO Tawarkan Transformasi Otomasi Industri di RI

Chief Service Officer Endeavor Indonesia, Bambang Cahyo Susilo menyatakan kebanggannya perusahaannya bisa menjadi bagian dari perjalanan Marshall untuk membangun PrivyID dan yakin perusahaan itu bisa memiliki peran penting di masa depan. 

“Selama lima tahun, Endeavor Indonesia terus mencari entrepreneur yang bisa menjadi panutan dan menginspirasi para profesional muda dalam ekosistem bisnis skala regional. Marshall merupakan pionir di industri teknologi identitas digital dan tanda tangan elektronik di Indonesia. PrivyID akan mengambil peranan penting bagi masa depan ekonomi modern negara ini,” kata dia. 

img_title Cara Grab Dorong Startup Adopsi Praktik Bisnis Berkelanjutan

Marshall menjadi Endeavor Enterpreneur ke-43 yang berasal dari Indonesia. Sejauh ini telah ada 1824 Endeavor Enterpreneur lain. 

Dia bergabung dengan nama pimpinan perusahaan digital asal Indonesia, seperti Founder Bukalapak, Achmad Zaky, Adrian Gunadi (CEO Investree) dan Niki Luhu (Presiden Direktur Kartuku yang juga Ketua Umum Aftech). 

Marshall melakukan sejumlah seleksi untuk bisa lolos menjadi Endeavor Enterpreneur. Dia harus mempresentasikan sejumlah hal dari inovasi, rencana bisnis, potensi pertumbuhan bisnis, tantangan dan kesempatan bisnis, serta kualitas personalnya. Setelah lolos Marshall menjalani seleksi yaitu wawancara dan penjurian dengan mentor dari Endeavor Global dalam panel internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kandidat Endeavor Enterpreneur harus memiliki visi dan juga semangat untuk bisa mengembangkan usaha yang dimiliki. Selain itu kriteria kepemimpinan yang baik, komitmen berbagi ilmu dan kontribusi untuk masyarakat harus dimiliki para pimpinan itu. 

Dari segi usaha, perusahaan tersebut memiliki ide yang inovatif dan mampu mengubah wajah industri, mulai dari lokal hingga internasional. Perusahaan itu juga harus menciptakan lapangan pekerjaan yang memiliki kualitas dan berpotensi untuk tumbuh lebih pesat. 
 

Bill Gates dan putrinya, Phoebe Gates

Kisah Anak Bill Gates Ikuti Jejak Sang Ayah, Bikin Startup Baru yang Raup Rp132 Miliar Hanya dalam 3 Minggu

Phoebe Gates dan Sophia Kianni gunakan strategi Gen Z untuk Phia, startup fashion digital, raih pendanaan US$8 juta atau setara Rp132 miliar dan 500.000 pengguna.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut