Bukalapak Bantah Data Penggunanya Diperjualbelikan, Pastinya Aman

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin.
Sumber :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

VIVA – Bukalapak memastikan data pribadi penggunanya aman dari tangan peretas atau hacker. Hal ini menyusul kabar penjualan hampir 13 juta data pengguna di forum hacker, Raidforums.

img_title Jason Emmanuel bikin Takjub Telkomsel

Kepala Eksekutif Bukalapak, Rachmat Kaimuddin mengatakan, jika ancaman peretasan yang dilakukan oleh para pihak tidak bertanggungjawab terhadap industri teknologi digital selalu ada. Ia juga menegaskan jika saat ini data konsumen Bukalapak aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rachmat menyatakan saat ada percobaan peretasan tahun lalu, Bukalapak telah menemukan sumbernya dan menguatkan keamanan data. Salah satu unicorn Indonesia itu juga terus mengingatkan penggunanya untuk mengambil langkah pengamanan secara berkala termasuk mengganti password serta menggandakan keamanan di sistemnya.

img_title Menguak Alasan KPU Rahasiakan Data Pribadi hingga Ijazah Capres-Cawapres

"Keamanan user data adalah prioritas kami sehingga dari waktu ke waktu, kami selalu mengimplementasi berbagai upaya demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pengguna Bukalapak serta memastikan data-data pengguna tidak disalahgunakan," kata Rachmat di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan langkah-langkah pengamanan dalam sistem perlindungan berlapis saat menerima, menyimpan dan mengolah seluruh data pengguna. Misalnya saat menerima, Bukalapak menggunakan metode https sehingga data yang masuk tidak mudah diretas.

img_title UMKM Bisa Bangkrut Hanya Gara-gara Ini

Lalu saat menyimpan, perusahaan tersebut menerapkan metode perlindungan termutakhir dengan perlindungan berlapis. Rachmat menjelaskan saat menggunakan dan mengolah, Bukalapak melakukan monitor secara ketat jadi jejak orang yang mengakses, membaca, mengganti atau menghapus data terekam dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk data-data yang sensitif seperti KTP, kami simpan di storage khusus dalam periode waktu tertentu yang dapat secara otomatis terhapus untuk melindungi privasi user kami," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, laman Raidforums menawarkan data pengguna Bukalapak. Jumlahnya data yang dijual ada 12.957.573. Dalam keterangannya, penjualan tersebut menyangkut sejumlah data termasuk email, nama panjang, password, username, dan ulang tahun. Dalam kolom sampel terdapat contoh data yang diperjualbelikan.

Ilustrasi hacker.

Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Peretas atau hacker dapat menyusup lewat sistem kontraktor untuk mengganggu sistem kritis dan memicu kerugian finansial. Serangan siber tetap didominasi ransomware.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut