Startup Indonesia Punya Kelemahan Meski Tumbuh Cepat
- GPG International
Startup Studio Indonesia merupakan program inkubasi intensif yang difokuskan pada iterasi penyempurnaan produk dan model bisnis, serta program retensi pelanggan awal sebelum masuk dalam tahap perluasan pasar.
Program batch 1 sudah dilaksanakan pada September hingga November 2020 dan mendapat tanggapan positif dari para pelaku startup. Tercatat sekitar 668 early-stage startup mendaftarkan diri mengikuti program inkubasi ini, yang disaring menjadi 20 startup terpilih untuk mengikuti kegiatan coaching dan mentoring selama 3 bulan.
Selain mengikuti program inkubasi, para pendiri startup juga mendapatkan coaching berkelanjutan dalam program Startup Studio Indonesia Alumni Brainstorming selama 12 bulan.
Kominfo kembali menggelar program batch 2 pada Mei hingga Juli 2021, yang akan diikuti 15 early-stage startup terpilih, serta menampilkan berbagai pendiri startup aktif dan terkemuka sebagai mentor antara lain Grady Laksmono (Co-Founder Moka Pos), Melisa Irene (Partner East Ventures), dan Amanda Cole (Co-Founder & CEO Sayurbox).
"Harapannya program ini dapat menjadi wadah pengembangan kewirausahaan dan talenta digital di industri startup, serta menjadi wadah kolaborasi membangun industri startup nasional yang tangguh," ungkap Semuel.