'Learning Loss' Bisa Dikurangi dengan Teknologi

Ilustrasi teknologi dalam pendidikan.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Tekno – Implementasi pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen diharapkan dapat meminimalisir melebarnya learning loss atau kehilangan pembelajaran.

img_title Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

Di sisi lain, teknologi terbukti dapat menjadi solusi di berbagai macam implementasi pembelajaran, baik pembelajaran jarak jauh, tatap muka, maupun campuran atau hybrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar (KBM) dinilai mampu membantu bangkit dari learning loss yang telah memicu penurunan capaian belajar selama pandemi COVID-19 berlangsung.

img_title Utang Luar Negeri RI Juli 2026 Naik Jadi US$454,8 Miliar Gegara Ini

Dilihat dari aspek psikologi, salah satu faktor penyebab learning loss merupakan kesehatan mental siswa. Psikolog Aji Cokro Dewanto mengatakan banyak siswa yang harus pembelajaran jarak jauh atau PJJ di tengah suasana rumah yang tidak kondusif.

"Tidak kondusif di sini banyak hal. Seperti, orangtuanya kehilangan pekerjaan, anggota keluarga terpapar COVID-19, atau bahkan harus menyaksikan kematian orang-orang kesayangannya karena COVID-19," ungkapnya, Kamis, 4 Agustus 2022.

img_title Dari Ponsel ke AI, 30 Tahun Perubahan Cara Orang Indonesia Menjalani Hidup

Kondisi ini tentu menimbulkan kecemasan pada anak yang pada akhirnya menurunkan fokus belajar. Aji mengingatkan perlunya peranan berbagai pihak dalam memulihkan kondisi mental siswa.

"Kunci utamanya menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa untuk belajar di segala kondisi dan tempat. Tidak hanya oleh guru di sekolah, tetapi juga di rumah oleh orangtua dan lingkungan sekitar yang dibentuk oleh masyarakat, pemerintah, dan swasta," tegas dia.

Salah satu teknologi yang dipakai untuk membantu KBM adalah learning management system seperti Quipper School Premium.

Teknologi ini diklaim sangat membantu mengorganisir KBM sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Ke depannya, penggunaan teknologi ini diharapkan terus dimaksimalkan meskipun pembelajaran sudah diterapkan tatap muka 100 persen.

Quipper, perusahaan rintisan berbasis teknologi pendidikan (startup edutech), memiliki tujuan yang selaras dengan pemerintah untuk memprioritaskan pemulihan sektor pendidikan dengan menciptakan pembelajaran di mana setiap siswa merasa nyaman dan jadi lebih siap belajar.

Head of Marketing Quipper Indonesia Dedy Purwanto menyampaikan pada awal tahun ajaran baru ini mereka menambahkan materi berupa Paket Intensif SIMAK UI, Quipper Video After School, dan Quipper Video English.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, materi tersebut juga dilengkapi fitur baru seperti Tes Kesiapan Belajar, Tes Uji Potensi, Profil Belajar, Prestasi Belajar, Forum Diskusi, Koin & XP, Live Class, dan Virtual Coaching.

"Peluncuran fitur dan materi baru, serta teman belajar baru ini jadi fokus utama kami di tahun ajaran baru. Saat ini, Quipper juga telah tersedia untuk pengguna iOS dan dapat diakses melalui perangkat smartphone atau desktop," ungkap Dedy.

Telkomsel Enterprise melalui DigiAds membantu bisnis menghubungkan aktivitas pemasaran digital dengan aksi konsumen

Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Lebih dari 20.000 konsumen mencoba Rinso melalui warung DigiPOS, dalam kampanye yang turut berkontribusi pada pertumbuhan penjualan General Trade di Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut