Dosen UGM Pelopor Printer 3D di Indonesia

Hasil cetakan 3D printer
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Menurut Heri, target selanjutnya adalah agar produk ini bisa dipakai di rumah-rumah. Ia memperkenalkan proyek yang disebutnya dengan HALTech (Home As Laboratory Technology). Melalui proyek ini, ia ingin membawa produk-produk dari RI 4.0 yang dikembangkannya ke rumah-rumah.

img_title Pelajar SMK di Tangerang Meninggal Dunia Usai Ikut Demo di DPR

“Konsep HALTech adalah membuat adanya laboratorium di setiap rumah. Intinya rumah bisa menjadi tempat sumber inspirasi teknologi dan ilmu pengetahuan. Saat ini fokusnya adalah Printer 3D terlebih dahulu,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Heri berharap risetnya ini mendapat dukungan dari pemerintah. Tahun 2018 lalu, ia sudah diminta oleh Direktorat Pembinaan SMK untuk membina 50 SMK di Indonesia. Kali ini, ia berharap untuk mendapat dukungan dari Kementrian Perekonomian, Kementerian Perindustrian, serta Kementrian Tenaga Kerja agar produknya ini bisa menembus pasar.

img_title Ajak Peneliti Riset Biodiversitas di Papua, Freeport Temukan 130 Spesies Baru

“Melalui Printer 3D ini kami ingin menunjukkan bahwa ini adalah murni karya anak bangsa dan nantinya dimanfaatkan untuk kepentingan dan kemajuan Indonesia sendiri. Dengan demikian, hal itu akan membua UGM diakui sebagai nomor satu untuk Printer 3D di Indonesia, syukur lagi jika bisa mencapai tingkat dunia,” pungkasnya.

Djinadi Gunawan, Managing Director Meinhardt Indonesia.

Dorong Pembangunan Infrastruktur Hijau,  Meinhardt Indonesia Bidik Kerek Portofolio Proyek hingga 30 % per Tahun

Meinhardt Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas kontribusi pada pembangunan infrastruktur nasional melalui serangkaian langkah investasi strategis.

img_title
VIVA.co.id
30 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut