8 Macam Gerhana yang Harus Diketahui, Ada Hibrida dan Bintang

Gerhana Matahari.
Sumber :
  • Istimewa

- Gerhana Bulan Sebagian

img_title Kelahiran Vivo X100 dan X100 Pro Terkait sama Gerhana Matahari

Sesuai dengan namanya, Gerhana Bulan Sebagian terjadi ketika hanya sebagian wilayah Bulan yang masuk ke dalam bayangan Bumi. Warna Bulan saat gerhana tergantung dari jaraknya dengan Bumi, semakin dekat semakin berwarna merah ati, namun kadang juga nampak seperti warna karat tembaga, atau abu-abu arang - mungkin muncul di area gelap permukaan Bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena kontras antara area yang dijatuhi bayangan, dan area terang yang tidak dijatuhi oleh bayangan atau terkena sinar Matahari langsung. Menurut NASA, Gerhana Bulan Total adalah fenomena langka, sementara Gerhana Bulan Sebagian terjadi setidaknya dua kali dalam satu tahun.

img_title Jayabaya Ramal Kemunculan Gempa Besar hingga Renggut Korban Jiwa, Begini Terjemahannya

- Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana ini terjadi ketika Bulan melewati bayangan penumbra Bumi, yaitu bayangan yang jatuh lebih redup. Oleh karena itu, gerhana jenis ini tak begitu kentara, sehingga persepsi yang ditangkap mata manusia tergantung pada pada bagian Bulan yang masuk ke wilayah penumbra: semakin kecil, semakin sulit diamati.

img_title Gerhana Matahari Total Bakal Hadir di Indonesia, Cek Jadwalnya

Karena alasan ini, Gerhana Bulan Penumbra kerap kali tidak disebutkan dalam kalender umum, selain ilmuan.

- Gerhana Matahari

Gerhana Matahari.

Photo :
  • NU Online

Terkadang, ketika Bulan mengitari Bumi, ia akan berada posisinya di antara Matahari dan planet kita. Bulan menghalangi cahaya dari Matahari, yang menyebabkan gerhana Matahari jika ditangkap dari Bumi.

Dengan kata lain, Bulan menjatuhkan bayangannya ke permukaan Bumi. Tetapi, ada juga tiga jenis Gerhana Matahari, dan ini berbeda satu sama lain, tergantung seberapa banyak bagian Bulan menutupi Matahari.

- Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada posisi sejajar. Sinar matahari yang masuk ke Bumi sepenuhnya terhalang Bulan. Untuk beberapa detik (atau terkadang sampai bermenit-menit), langit menjadi gelap, dan tampak seperti malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gerhana Matahari Total hanya mungkin terjadi di Bumi karena kejadian kebetulan yang terkait dengan luar angkasa. Matahari 400 lebih lebar dari pada Bulan, tapi jaraknya juga 400 lebih jauh," ungkap NASA.

"Geometri itu artinya ketika terjadi posisi sejajar sempurna, Bulan menghalangi seluruh permukaan Matahari, menciptakan gerhana matahari total," tambah NASA. Garis yang menelusuri bayangan Bulan di permukaan Bumi disebut sebagai "jalur totalitas", dan di area kecil itulah akan terjadi kegelapan total.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut