Ujung Bumi Menurut Ilmuwan

Lapisan atmosfer yang mengorbit di atas garis Karman.
Sumber :
  • NASA

Jalur ini dinamai Theodore von Karman, seorang insinyur dan fisikawan yang lahir di Hungaria pada tahun 1881. Ia menjadi ahli roket terkemuka selama Perang Dunia II, dan ikut mendirikan Laboratorium Propulsi Jet Amerika Serikat. Dia dikreditkan sebagai orang pertama yang menghitung ketinggian di mana pesawat harus menggunakan sistem propulsi untuk terbang.

img_title China Mengguncang Dunia! Luncurkan Otak AI Raksasa ke Luar Angkasa Lewat 2.800 Satelit Superkomputer

Ilustrasi peluncuran roket.

Photo :
  • NASA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Von Karman awalnya menghitung batas sekitar 50 mil di atas permukaan laut. Namun saat ini, garis Karman umumnya didefinisikan sebagai ketinggian sekitar 62 mil, atau 100 kilometer. Bahkan, badan yang melacak standar dan catatan di udara dan ruang angkasa, Federation Aeronautique Internationale, juga menggunakan angka ini untuk menentukan di mana ruang dimulai.

img_title Kenapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari? Fakta Mengejutkan yang Belum Pernah Kamu Dengar

Pemikiran di balik angka bulat 100 kilometer itu, mengartikan bahwa batasnya tidak dapat ditentukan secara tepat karena variabilitas atmosfer. 

Tapi McDowell tidak begitu yakin bahwa itu masalahnya. Jadi dia memeriksa kembali sejarah dan perhitungan garis Karman dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal Acta Astronautica pada tahun 2018. 

img_title China Guncang Dunia: Luncurkan Superkomputer Luar Angkasa, AS Sudah Ketinggalan Jauh

Dia menemukan bahwa perhitungan asli von Karman lebih akurat daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan dengan kemajuan puluhan tahun pada model atmosfer, variabilitasnya mungkin hanya dalam beberapa mil dari perhitungan awal 52 mil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa ilmuwan telah mengusulkan karakteristik lain untuk menentukan batas antara Bumi dan ruang angkasa, seperti wilayah di orbit planet tempat satelit pecah saat masuk kembali, kata McDowell.

Penampakan gerhana matahari sebagian

Bumi akan Gelap 6 Menit karena Gerhana Matahari? BMKG Ungkap Faktanya

BMKG menjawab isu akan terjadinya gerhana matahari total pada 2 Agustus 2025 yang disebut akan menyebabkan bumi gelap selama enam menit.

img_title
VIVA.co.id
1 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut