7 Hadist Jangan Marah dan Cara Mengendalikannya Menurut Rasulullah

Hadist jangan marah
Sumber :
  • U-Report

“Arab-Latin: Wa in '?qabtum fa '?qib? bimi?li m? '?qibtum bih, wa la`in ?abartum lahuwa khairul li?-??bir?n.”

img_title Redam Api Amarah dengan Amalkan Doa dan Cara Mengendalikannya Agar Hati Kembali Tenang

“Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang yang sabar.” (QS. an-nahl:126)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wa?bir wa m? ?abruka ill? bill?hi wa l? ta?zan 'alaihim wa l? taku f? ?aiqim mimm? yamkur?n.”

img_title Mudah Naik Pitam Bukan Terjadi Begitu Saja, Ini 6 Faktor Pembentuk Sifat Temperamental

“Dan bersabarlah (Muhammad) dan kesabaranmu itu semata-mata dengan pertolongan Allah dan janganlah engkau bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan jangan (pula) bersempit dada terhadap tipu daya yang mereka rencanakan.” (QS.An-nahl 127)

Ada juga beberapa hadist yang menjelaskan bagaimana cara meredam amarah yang muncul. Kamu bisa mencoba untuk diam sehingga tidak akan keluar kata-kata yang tidak disukai oleh Allah SWT yang mungkin bisa menyakiti hati orang lain. Seperti hadist berikut ini yang berbunyi:

img_title Seni Mengelola Hati di Bulan Ramadhan: Pesan Quraish Shihab Agar Pahala Puasa Tak Terkuras Amarah

“Jika salah seorang di antara kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad)

Jika dengan diam tidak cukup untuk mengendalikan amarah, maka kamu bisa mencoba untuk berganti posisi yang sedang kamu lakukan. Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud yang berbunyi:

“Bila salah satu di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup). Namun jika tidak lenyap pula, maka berbaringlah.” (HR. Abu Daud)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamu juga bisa mengambil air wudhu untuk mengendalikan amarah selain dengan diam dan berganti posisi. Karena selain wudhu dapat membersihkan diri, tapi juga dapat membersihkan hati kita. Dengan mengambil air wudhu mungkin marah yang sedang muncul bisa terlupakan. Sifat marah juga sejatinya adalah sifat yang dimiliki setan dan setan sendiri berasal dari api. Maka dari itu dengan berwudhu kita bisa meredam api itu. Seperti hadist berikut ini:

“Sesungguhnya amarah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.” (HR. Abu daud)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut