Sholawat Tahrim, Lengkap Keutamaan dan Manfaatnya
- Freepik
2. Sejarah Sholawat Tahrim
Berdoa
Seperti dikutip dari Animalnepal, mengenai sejarah singkat Sholawat ini dipopulerkan pertama kalinya di Indonesia melalui Radio Yasmara atau Yayasan Masjid Rachmat, Surabaya pada akhir tahun 1960-an. Sholawat ini diciptakan oleh ketua Jam’iyyatul Qurro’ di Kairo Mesir, yaitu Syaikh Mahmoud Khalil Al Hussary.
Syaikh Mahmoud Al Hussary merupakan lulusan Universitas Al-Azhar dan merupakan salah satu pembaca Qur’an atau Qari’ yang paling ternama di zamannya karena kepiawaian beliau dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Beliau bahkan mendapat gelar Shaykh al-Maqari atau ahli qiroah.
Syaikh Mahmoud Al Hussary mengatakan bahwa membaca Al-Qur’an tak semata-mata tentang irama maupun seni bacaannya, tetapi yang paling penting adalah tartil atau memahami bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar. Untuk memahami bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar, dibutuhkan suatu studi kebangsaan atau linguistik dan dialek Arab kuno serta perkataan-perkataan di dalam Al-Qur’an.
Syaikh Mahmoud Al Hussary lahir di an-Namla Shabra, yaitu sebuah desa yang ada di Mesir pada 17 September tahun 1917 M dan memasuki sekolah A-Qur’an pada usia yang sangat muda, yaitu empat tahun yang kemudian berhasil menghafal Al-Qur’an secara keseluruhan pada usia 12 tahun dan mulai memelajari sepuluh Qiraah di Al-Azhar.
3. Keutaman Sholawat
Ilustrasi Ramadhan/berdoa.
Beberapa keutamaan ketika membaca sholawat seperti di jelaskan oleh Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah menjelaskan keutaman dan karamah membaca sholawat, sebagai beriut
- Sebagaimana perintah sholawat dalam Al-Qur'an surat Al-Ahzab (33) ayat 56, sholawat adalah doa yang ditujukan kepada Rasulullah SAW sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya. Ia doa dari para malaikat, bahkan Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mendoakan mereka yang bersholawat.
- Seorang yang bersholawat akan memperoleh 10 sholawat dari Allah SWT. Berdasarkan dalam HR Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Orang bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali." Itu berarti Allah SWT akan memberi sepuluh rahmat bagi orang yang bersholawat kepadaku meski hanya satu kali."
- Derajatnya diangkat sepuluh derajat oleh Allah SWT. Sesuai hadits Rasulullah yang berbunyi, "Barangsiapa bersholawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya."