7 Fakta Sungai Nil yang Jarang Diketahui, Nomor 6 Tak Disangka
- U-Report
VIVA – Ada beberapa fakta sungai Nil yang jarang diketahui. Sungai Nil merupakan sumber air utama bagi dua negara di Afrika, yaitu Mesir dan Sudan. Sumber terbesar Sungai Nil berasal dari Danau Victoria, yang merupakan danau yang terluas di Afrika. Sungai yang mengalir ke Laut Mediterania ini, memiliki beberapa fakta menarik lho yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Berikut beberapa fakta Sungai Nil yang perlu Anda ketahui.
1. Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia
Sungai Nil mengalir ke utara sepanjang sekitar 6.650 kilometer, dari Danau Victoria melalui gurun Sahara sebelum bermuara ke Laut Mediterania.
Sungai ini melewati 11 negara yaitu Tanzania, Uganda, Rwanda, Burundi, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Ethiopia, Eritrea, Sudan Selatan, Sudan dan Mesir. Sungai Nil secara luas dianggap sebagai sungai terpanjang di dunia, tetapi predikat itu tidak sesederhana kedengarannya.
Mengukur panjang sungai berarti kita harus bisa menentukan di mana suatu sungai berawal dan berakhir, yang bisa jadi rumit dalam sistem sungai yang besar dan kompleks.
Sungai Nil hanya sedikit lebih panjang dari Sungai Amazon, misalnya, dan pada tahun 2007 sebuah tim ilmuwan Brasil mengumumkan bahwa mereka telah mengukur ulang Amazon dan menemukan panjangnya 6.800 km, sehingga mengalahkan Sungai Nil.
Namun, studi mereka tidak dipublikasikan dan banyak ilmuwan skeptis tentang metodenya. Itu sebab, Sungai Nil secara umum masih dianggap sebagai sungai terpanjang di dunia.
2. Dibutuhkan waktu berabad-abad untuk mencari sumber airnya
Orang Mesir kuno menghormati Sungai Nil sebagai sumber kehidupan, tetapi sungai ini tetap diselimuti misteri.
Berbagai ekspedisi orang Mesir, Yunani, dan Romawi untuk menemukan sumbernya mengalami kegagalan oleh wilayah yang disebut Sudd (di tempat yang sekarang menjadi Sudan Selatan), di mana Sungai Nil membentuk rawa yang luas.
Hal ini membuat Sungai Nil menjadi seakan diselimuti aura mistik, dan itulah sebabnya seni klasik Yunani dan Romawi terkadang menggambarkannya sebagai dewa dengan wajah tersembunyi.
Nil Biru kemungkinan melepaskan rahasianya terlebih dahulu, dan ekspedisi dari Mesir kuno mungkin telah berhasil melacaknya berasal dari Ethiopia.