Apa Perbedaan Israel, Zionis dan Yahudi? Ini Penjelasannya

Bendera Israel.
Sumber :
  • Atalayar

VIVA Edukasi – Konflik terbaru antara kelompok Hamas Palestina dengan Israel telah meningkatkan perhatian publik. Namun, terkadang dalam memandang konflik ini, ada kekeliruan dalam memahami peristiwa pertempuran tersebut, khususnya pengertian Israel, Zionis, dan Yahudi.

Jurnalis Valerie Zink Curhat Mundur dari Reuters, Tuding Medianya Propagandis Israel

Nah, berikut VIVA berikan penjelasan mengenai ketiganya yang dilansir dari berbagai sumber:

Umat Yahudi bela Palestina

Photo :
  • Twitter
18.489 Pelajar dan Ratusan Guru Palestina Tewas Akibat Serangan Israel

Yahudi merupakan salah satu kelompok masyarakat dunia yang menerapkan tradisi dan ajaran keagamaan khusus yang juga disebut agama Yahudi. Meski begitu, banyak keturunan Yahudi tidak selalu terikat pada keimanan ini. Secara luas, Yahudi adalah orang-orang yang memiliki darah Ibrani.

Di dalam Yahudi, ada salah satu bentuk gerakan keagamaan yang disebut Zionisme. Zionisme merupakan kelompok yang ingin membentuk sebuah negara sesuai dengan hukum Yahudi.

Panas! PM Australia Usir Dubes Iran, Tutup Kedutaan di Teheran

Penerapan Zionisme sendiri dinilai sebagai dasar dari berdirinya negara Israel, yang mencaplok sebagian wilayah Palestina. Gerakan ini mempercayai bahwa seharusnya negara Yahudi atau Israel berdiri dekat dari Bukit Sion, yang merupakan perbukitan di Kota Yerusalem.

Sementara itu, Israel merupakan sebuah negara yang didirikan kelompok Zionis. Negara ini mengeklaim sebagai Negara Yahudi atau Jewish State, meski tidak seluruh kaum Yahudi dunia memilih untuk tinggal di negara itu. Bahkan, ada kelompok Yahudi yang menentang Zionisme dan mendukung Palestina.

Di sisi lain, Israel juga dipenuhi kelompok-kelompok non-Yahudi seperti Arab Muslim dan Kristen. Mengutip The Jewish Library, negara berpenduduk 9,75 juta itu terdiri atas 73,3% kaum Yahudi dan sisanya non-Yahudi.

Seekor kucing mencopot bendera Israel.

Photo :
  • Tangkapan Layar: Instagram

Sebagai negara sekuler, tak jarang beragam etnis dan agama ditemui di negara tersebut. Bahkan sejumlah Muslim Arab dan Kristen pun turut ambil bagian dalam militer Israel.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Gus Yahya Minta Maaf Undang Akademisi Pro-Israel Peter Berkowitz Jadi Narasumber

Peter Berkowitz diundang untuk menjadi salah satu narasumber dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025