Musim Hujan Waspada DBD, BPJS Kesehatan: Bisa Dirujuk!

Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa dengue merupakan ancaman yang terus meningkat di Indonesia dan telah menyebar ke seluruh wilayah. Mengingat kondisi cuaca saat ini, risiko penularan dengue berpotensi meningkat, dengan jumlah daerah endemis naik menjadi 471 pada 2025, dan hampir semua kabupaten/kota telah melaporkan kasus, meski beberapa bersifat sporadis. 

img_title Cuaca Tak Menentu, Ini 4 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba

Namun, data tersebut belum sepenuhnya mencerminkan realita beban yang sesungguhnya. Di luar beban klaim rawat inap akibat dengue kepada BPJS, masih ada biaya lainnya, baik langsung maupun tidak langsung yang ditanggung masyarakat, di antaranya pengeluaran asuransi swasta, berkurangnya produktivitas, dampak ekonomi yang lebih luas, serta tekanan emosional bagi pasien dan keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, penerapan langkah pencegahan dini sangat penting, dan ke depan diperlukan streamline data yang lebih baik, yang tentunya diperlukan juga kontribusi dari seluruh pihak terkait, agar strategi penanggulangan dengue dapat lebih tepat sasaran, sehingga Indonesia dapat mencapai target Zero Dengue Deaths 2030. 

img_title Utamakan Kesehatan Para Pekerja, IWIP dan WBN Optimalkan Weda Bay Medical Center Cegah DBD

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan penting ini dalam melindungi kesehatan masyarakat Indonesia. Sebagai wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memerangi dengue, Takeda siap berdampingan dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian dengue, serta bersama-sama mewujudkan target Zero Dengue Deaths by 2030,” tutup Derek Wallace.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah

Cegah DBD Tak Cukup 3M, Kebiasaan Ini Juga Tak Boleh Diabaikan

Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain memastikan lingkungan tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut