Niat dan Tata Cara Mandi Puasa Ramadan 1447 H

Ilustrasi Mandi
Sumber :
  • istockphoto.com

VIVA –Umat muslim di seluruh dunia segera menyambut bulan suci Ramadan. Meski masih menunggu penetapan kapan 1 Ramadan dimulai, namun persiapan sudah mulai dilakukan umat muslim.

img_title Rebahan di Kasur Saja, Lemak Tubuh Bisa Rontok? Begini Caranya

Beberapa persiapan tersebut termasuk mandi sebelum puasa Ramadan. Meski secara hukum fikih mandi ini bukan rukun dari puasa namun membersihkan diri sebelum memulai hari-hari penuh keberkahan sangat dianjurkan untuk meningkatkan kekhusyukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tradisi masyarakat Indonesia, kegiatan ini sering dikenal dengan istilah padusan atau mandi keramas menjelang Ramadan. Lantas bagaimana tata cara dan bacaan niat mandi sebelum puasa Ramadan?

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Melansir laman resmi Baznas.go.id, Selasa 17 Februari 2026, bacaan niat mandi sebelum puasa Ramadhan:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.

img_title Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

Artinya: "Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar wajib karena Allah Ta'ala."

Membaca niat ini menegaskan tujuan kita dalam melaksanakan mandi sebelum puasa Ramadhan, yaitu untuk mensucikan diri dan mempersiapkan diri secara optimal dalam menjalankan ibadah puasa.

Untuk waktu yang tepat melaksanakan mandi sebelum puasa Ramadhan adalah sebelum fajar menyingsing, yaitu sebelum waktu Subuh tiba. Hal ini bertujuan agar kita memasuki waktu puasa dalam keadaan suci dan bersih. Namun, jika tidak memungkinkan, mandi dapat dilakukan pada malam hari sebelum tidur, asalkan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan kesucian setelahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun tata cara mandi sebelum puasa Ramadan adalah sebagai berikut.

  1. Membaca Niat: Sebelum memasuki kamar mandi, bacalah niat mandi sebelum puasa Ramadhan seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
  2. Mencuci Tangan: Basuh tangan sebanyak tiga kali untuk memastikan kebersihannya.
  3. Membersihkan Bagian Tubuh yang Tersembunyi: Gunakan tangan kiri untuk membersihkan bagian tubuh yang tersembunyi, seperti kemaluan, ketiak, dan area lain yang mungkin terdapat kotoran atau najis.
  4. Berwudhu: Setelah membersihkan bagian tubuh tersebut, lakukan wudhu seperti biasa, dimulai dengan membasuh tangan, berkumur, membasuh wajah, tangan hingga siku, mengusap kepala, dan membasuh kaki hingga mata kaki.
  5. Membasuh Kepala: Guyur kepala dengan air sebanyak tiga kali, pastikan air mencapai seluruh bagian kulit kepala dan rambut.
  6. Membasuh Seluruh Tubuh: Siram seluruh tubuh dengan air, dimulai dari sisi kanan kemudian sisi kiri, pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewatkan.
Ilustrasi puasa.

Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum yang digunakan umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Dianjurkan memperbanyak selawat.

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut