Peran Tembaga di Balik Gaya Hidup Modern

PLTS SIG.
Sumber :
  • Dokumentasi SIG.

VIVA – Di balik berbagai teknologi yang kini jadi bagian dari kehidupan sehari-hari, ada satu bahan yang perannya sering luput dari perhatian: tembaga. Mulai dari kabel listrik di rumah, panel surya, hingga kendaraan listrik, semuanya bergantung pada komoditas ini.

img_title Pembangunan PLTS 100 GWp Dinilai Ciptakan Kemandirian Energi hingga Ekonomi

Indonesia sendiri memiliki potensi besar di sektor ini. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia masuk dalam tujuh besar negara dengan cadangan tembaga dunia, dengan porsi sekitar 3 persen dari total global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dari sisi produksi dan industri hilir, posisi Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara lain. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup global membuka peluang baru. 

img_title Prabowo: Penyelewengan Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akar!

Founder & Advisor ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto, menyebut ada tiga sektor utama yang akan mendorong permintaan tembaga ke depan, yakni infrastruktur kelistrikan, energi terbarukan seperti PLTS dan turbin angin, serta industri kendaraan listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

Photo :
  • Dok. Avia Avian

img_title Dorong Swasta Garap PLTS 100 GWp, Bahlil: Kalau Harganya Kompetitif, Kami Kasih ke IPP!

“Itu yang nantinya akan menyerap produksi tembaga dan tembaga olahan (katoda) dari smelter tembaga yang beroperasi di Indonesia,” ujar Pri Agung dalam keterangan tertulis, Rabu 22 April 2026.

Ketiga sektor tersebut kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Penggunaan panel surya di rumah, meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik, hingga kebutuhan listrik yang stabil di perkotaan membuat tembaga menjadi komoditas penting dalam menunjang gaya hidup modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Di Indonesia, industri tembaga juga terus berkembang. Sejumlah perusahaan besar seperti PT Freeport Indonesia, PT Amman Mineral Internasional Tbk, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk mencatat peningkatan cadangan dalam beberapa tahun terakhir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini turut didukung pembangunan smelter yang memungkinkan pengolahan tembaga dilakukan di dalam negeri, sehingga meningkatkan nilai tambah.

Menurut data Kementerian ESDM, pengolahan tembaga melalui smelter dapat meningkatkan nilai hingga 1,74 kali dibandingkan ekspor bahan mentah. Artinya, bukan hanya industri yang diuntungkan, tetapi juga potensi dampaknya terhadap ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

PLTS di China

China Mulai Tinggalkan Batu Bara, Mobil Listrik Makin Ramah Lingkungan

China sedang mengalami perubahan besar dalam sistem energinya setelah kapasitas pembangkit listrik tenaga surya untuk pertama kalinya melampaui PLTU batu bara.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut