Amankan Datamu, Google Plus Tutup Layanan 4 Februari

Logo Google Plus
Sumber :
  • 9to5Google

VIVA – Proses penutupan Google+ akan segera dimulai. Pengguna platform tersebut akan mulai tidak bisa menjalankan sejumlah fitur terhitung sejak 4 Februari 2019 mendatang.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

Dilansir laman Tech Radar, Jumat, 1 Februari 2019, Google akan menghapus akses pengguna untuk membuat profil baru, halaman, komunitas, dan event pada 4 Februari mendatang. Fitur komentar yang dihadirkan Google+ di Blogger juga akan ditiadakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, pada 2 April 2019, tombol sign-in Google+ akan hilang dari situs. Pada tanggal ini juga layanan berakhir, dan berimbas ke penutupan akun dan pages.

img_title HP Sering Penuh dan Lambat? Ini 5 Aplikasi yang Bisa Membantu Mengelola Penyimpanan dengan Lebih Efisien

Sebelum itu, pengguna bisa mengunduh data Google+ lewat Google Takeout. Di sana informasi pribadi dari semua situs dan layanan Google masih bisa diakses.

Pemilik komunitas atau moderator juga bisa mengambil data penulis, bodi teks, dan foto setiap komunitas mulai awal Maret.

img_title Google Pixel 11 Pro XL vs iPhone 18 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dibeli Akhir Tahun Ini?

Selain itu, Google akan mulai menghapus konten dari akun, termasuk foto dan video dari arsip album pengguna dan Google+ pages. Namun, semua yang sudah dicadangkan pada Google Photos akan aman dan tidak terhapus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Google+ mengakhiri layanan setelah beroperasi selama tujuh tahun. Keputusan itu diambil setelah adanya pelanggaran data, yang menyebabkan data pribadi sekitar 500 ribu pengguna terbuka untuk pengembang aplikasi pihak ketiga.

Bug ditemukan dan dihapuskan pada Maret 2018, namun setelah adanya kejadian kedua akhirnya Google memutuskan untuk menutup layanan Google+. (dhi)

Natalie Harp dan Presiden AS Donald Trump.

Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Apple dan Google telah mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika di aplikasi layanan peta mereka, setelah perintah dari Presiden AS Donald Trump.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut