Ular Penis Bikin Ilmuwan Was-was

Ular penis atau Typhlonectes natans.
Sumber :
  • Ryan Photographic

VIVA – Ular penis tersebar luas di Amerika Selatan. Nama makhluk mirip belut itu adalah Typhlonectes natans. Tetapi karena kemiripan kepalanya dengan alat kelamin pria, para ilmuwan memberi mereka nama ular penis. Meski begitu tidak banyak yang diketahui tentang genus amfibi ini.

img_title Asian Games 2026 jadi Ujian Pembinaan Dayung Indonesia, PODSI Bidik Medali di Jepang

Penemuan baru-baru ini mengindikasikan bahwa binatang itu tidak hanya hidup di satu wilayah saja. Sebuah makhluk misterius yang ditemukan di Amerika Serikat (AS) pada 2019 diidentifikasi sebagai ular penis oleh Florida Museum of Natural History.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amfibi itu ditangkap oleh karyawan Florida Fish and Wildlife di Tamiami Canal dan kemudian dikirim ke museum. Setelah melakukan analisis DNA, para ilmuwan mengidentifikasi makhluk itu sebagai Typhlonectes natans.

img_title OTT KPK Tangkap 17 Orang, Ada Dirjen ATR/BPN hingga 2 Kakantah

Penemuan ini justru membingungkan para ilmuwan. Seperti disebutkan sebelumnya, mereka tinggal di Amerika Selatan di mana mereka dapat ditemukan di perairan dangkal dengan vegetasi air. Jadi, bagaimana ular penis berakhir di Amerika Utara?

Para ilmuwan berpendapat bahwa penduduk setempat membuangnya ke kanal. Mereka mengatakan bahwa genus amfibi ini sangat populer dalam perdagangan hewan peliharaan.

img_title PB Forki Targetkan 2 Emas di Asian Games 2026, Tantang Karateka Indonesia Taklukkan Jepang

Ular penis juga mampu berkembang biak di penangkaran dan dapat hidup dengan nyaman di akuarium. Kabar tentang penemuan ular penis di AS membuat beberapa ahli biologi prihatin. Mereka bertanya-tanya, berapa banyak makhluk yang saat ini tinggal di Florida dan apa dampak spesies non-asli ini terhadap fauna lokal nantinya.

Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa tidak ada yang berbahaya dari makhluk itu, di mana mereka tidak berperilaku sebagai pemangsa yang agresif. Typhlonectes natans memiliki penglihatan yang sangat buruk dan menggunakan tentakel sensorik serta lubang hidung untuk mencari makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hewan ini biasanya memakan hewan kecil, cacing dan rayap, meskipun laporan mengatakan mereka bisa memakan ular kecil dan katak, mengutip dari situs Sputniknews, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ilmuwan dari Florida Museum of Natural History berencana untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat seberapa jauh ular penis telah menyebar di Florida dan negara bagian lainnya di AS.

Petugas melakukan pemadaman kebakaran di TPS di kawasan Puncak Cimbeleuit, Kota Bandung

Kebakaran TPS di Kawasan Punclut Bandung, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

Proses pemadaman TPS di kawasan Punclut Bandung menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di bawah tebing dan lembah sehingga sulit dijangkau kendaraan pemadam.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut