5 Fakta Gurita Tertua di Dunia, Usianya Lebihi Zaman Dinosaurus

Fosil gurita.
Sumber :

VIVA – Di teluk dangkal kuno yang sekarang disebut Montana, tubuh makhluk mirip gurita seukuran kepalan tangan terkubur di dasar laut. Sekitar 325-328 juta tahun kemudian, sebuah makalah baru yang diterbitkan di Nature Communications memberikan beberapa wawasan menarik tentang cephalopoda yang misterius dan kuno ini.

img_title Sokong Rantai Pasok Global, Rumput Laut Indonesia Bisa Gantikan Plastik Berbasis Fosil

Makhluk berbentuk torpedo dengan sirip di punggungnya berenang di perairan tropis yang menutupi Amerika Utara sekitar 328 juta tahun yang lalu. Tubuh fosilnya digali lebih dari tiga dekade lalu dan disimpan di rak museum sampai Dr Whalen dan rekannya Neil Landman menemukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syllipsimopodi bideni kecil (panjangnya sekitar 12cm), memiliki sepuluh lengan, pengisap, sirip, dan pena segitiga dari jaringan keras di dalam tubuhnya untuk menopang. Ini adalah penemuan yang unik, karena hewan “licin” ini cenderung cepat rusak setelah mati dan karena itu jarang menghasilkan fosil yang baik.

img_title Terungkap! Jejak Manusia 100.000 Tahun Lalu Ditemukan, Kisah Kematian Tragis Mulai Terkuak

Kami tidak tahu kapan fosil yang tidak biasa ini ditemukan, tetapi pada tahun 1988 disumbangkan ke Museum Royal Ontario di Kanada. Itu akan diabaikan selama lebih dari 30 tahun sampai ahli paleontologi Amerika Christopher Whalen dan Neil Landman memutuskan untuk mempelajarinya.

Para peneliti telah menamai spesies Syllipsimopodi bideni setelah Joe Biden, presiden ke-46 Amerika Serikat. Biden baru saja dilantik ketika studi itu diajukan untuk dipublikasikan, dan para penulis ingin mengakui komitmennya terhadap sains.

img_title Fadli Zon: Indonesia Laboratorium Alami yang Mencerminkan Perjalanan Evolusi Manusia

Cephalopoda adalah beberapa moluska yang paling beragam dan menarik di planet kita. Mereka telah menaklukkan setiap lautan, selamat dari lima kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi, dan saat ini berjumlah sekitar 800 spesies.

Gurita dan cumi-cumi adalah salah satu cephalopoda yang paling dikenal, tetapi juga dalam kelompok ini adalah sotong, nautilus dan belemnit yang punah, ammonit, dan lainnya. Kepentingan ekonomi dan budaya mereka sangat besar, dan peran ekologis mereka sangat penting untuk laut yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fosil yang Luar Biasa

Amon dan kerabatnya adalah alat penting bagi ahli geologi, yang menggunakan pola unik pada cangkang keras mereka yang melingkar untuk mengidentifikasi lapisan batuan di seluruh dunia. Tetapi catatan fosil untuk cumi-cumi tanpa cangkang sangat kontras, karena ketika hewan-hewan ini mati, daging tubuh mereka biasanya membusuk, meninggalkan sangat sedikit, jika ada, di belakang. Sayangnya, kita mungkin tidak akan pernah tahu tentang sebagian besar spesies yang ada, apalagi hubungan mereka satu sama lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut