4 Misteri Dunia yang Terpecahkan, Ada Stonehenge
- vstory
Kisah itu begitu mencekam imajinasi publik sehingga memunculkan banyak buku, lagu, dan bahkan film. Selama beberapa dekade berikutnya, banyak orang yang berpura-pura mengaku sebagai pewaris muda takhta Rusia, tetapi tidak ada yang terbukti benar, mungkin karena dia tidak benar-benar selamat.
Dilansir dari explorethearchive.com, pada tahun 1991, sisa-sisa Tsar Nicholas, istrinya, dan tiga anak mereka ditemukan, tetapi masih ada dua yang belum ditemukan. Jadi, orang-orang terus berharap bahwa mungkin Anastasia telah lolos. Setidaknya sampai 2007, ketika kuburan tak bertanda kedua ditemukan, berisi mayat dua anak lainnya. Identitas semua jenazah akhirnya dikonfirmasi melalui tes DNA, yang berarti kalau Anastasia benar-benar tewas bersama keluarganya.
3. Asal Batu Raksasa Stonehenge
Batuan Stonehenge megalitik di Inggris
- vstory
Salah satu misteri dunia yang terpecahkan adalah tentang asal Stonehenge. Menurut britannica.com, Stonehenge dibangun dalam enam tahap antara 3000 dan 1520 SM, selama transisi dari Periode Neolitik (Zaman Batu Baru) ke Zaman Perunggu. Dari mana kepingan silcrete setinggi 23 kaki (7 meter), 22 ton (20 metrik ton), batuan sedimen yang sebagian besar terdiri dari kuarsa, berasal? Para ilmuwan telah berusaha memecahkan misteri ini selama 400 tahun. Diyakini bahwa batu-batu itu berasal dari suatu tempat di Wiltshire utara, sebuah daerah di Inggris barat daya, tetapi mereka tidak dapat menentukan lokasi yang tepat.
Kemudian, pada tahun 2019, para peneliti mendapat keberuntungan ketika seorang pria yang pernah mengerjakan proyek restorasi di Stonehenge pada tahun 1958 memberi mereka inti sepanjang 42,5 inci (108 sentimeter), setebal kira-kira 1 inci (25 milimeter) yang telah diekstraksi dari salah satu sarsens, yang dibawanya kembali ke AS bersamanya. Menurut theguardian.com, para ilmuwan mampu melakukan tes pada sampel dan membuat sidik jari geokimia dari sarsen. Kemudian, setelah menganalisis batu serupa dari 20 situs berbeda di seluruh Inggris selatan dan membandingkan kimianya, mereka mempersempit sumbernya ke West Woods di Wiltshire, yang saat ini menjadi tujuan rekreasi populer bagi pejalan kaki, pejalan kaki anjing, dan pengendara sepeda gunung. Tetapi bagaimana tepatnya para pembangun mengangkut batu-batu itu ke situs Stonehenge, 24 kilometer ke selatan, tetap menjadi misteri.